
Pantau - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan memeriksa sebanyak 18.575 ekor hewan kurban di 10 kecamatan selama sepekan menjelang Idul Adha 2026 untuk memastikan kondisi hewan sehat dan layak disembelih.
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Selatan Irawati Harry Artharini mengatakan pemeriksaan dilakukan dengan mengerahkan puluhan petugas di setiap wilayah kecamatan.
“Pemeriksaan kita lakukan di 10 kecamatan se-Jakarta Selatan dengan mengerahkan puluhan petugas di setiap satuan pelaksananya,” kata Irawati di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesehatan, kualitas, dan kelayakan hewan kurban sesuai syariat serta bebas dari penyakit menular atau zoonosis.
Selain pemeriksaan fisik, petugas juga memeriksa dokumen resmi hewan kurban yang diperdagangkan di Jakarta Selatan.
“Kami periksa Sertifikat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal dan sertifikat veterinernya,” ujarnya.
Temukan Enam Hewan Kurban Sakit
Dari total 18.575 ekor hewan yang diperiksa, terdiri atas 6.455 ekor sapi, 10.219 ekor kambing, 1.824 ekor domba, dan 77 ekor kerbau yang berasal dari 201 lokasi penampungan hewan kurban.
Dalam proses pemeriksaan tersebut, Sudin KPKP Jaksel menemukan enam ekor hewan kurban mengalami gangguan kesehatan pada bagian kaki, paha, dan terkena penyakit lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD).
“Kami terus melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan kurban yang diperjualbelikan hingga mendekati Idul Adha,” tutur Irawati.
Warga Diimbau Teliti Memilih Hewan Kurban
Sudin KPKP Jaksel juga mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti saat membeli hewan kurban agar sesuai syarat sah dan aman dikonsumsi.
Irawati menyarankan warga memeriksa kondisi gigi hewan untuk memastikan usia kurban telah memenuhi ketentuan.
Selain itu, pembeli diminta mengecek kondisi fisik hewan agar dapat berdiri tegap dan tidak memiliki cacat.
“Kami menyarankan agar pembeli memastikan terlebih dahulu apakah ada gejala klinis atau tidak,” ungkap Irawati.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





