HOME  ⁄  Nasional

Puan Maharani Minta Literasi Digital Diperkuat untuk Cegah Anak Terpapar Judi Daring

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Puan Maharani Minta Literasi Digital Diperkuat untuk Cegah Anak Terpapar Judi Daring
Foto: (Sumber : Ketua DPR RI Puan Maharani menjawab pertanyaan pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA/Fath Putra Mulya).)

Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat gerakan nasional literasi digital secara sistematis dan berkelanjutan guna mencegah semakin banyak anak terpapar judi daring.

Puan mengatakan fenomena judi daring di Indonesia kini memasuki fase yang mengkhawatirkan karena anak-anak menjadi kelompok paling rentan terdampak.

“Fenomena judi daring di Indonesia saat ini memasuki fase yang jauh lebih mengkhawatirkan. Jika sebelumnya praktik ini identik dengan orang dewasa, kini anak-anak menjadi korban paling rentan,” kata Puan di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Ia menyoroti data yang menunjukkan hampir 200 ribu anak Indonesia telah terpapar judi daring.

Menurut Puan, kondisi tersebut membutuhkan intervensi serius melalui keterlibatan lintas lembaga dan berbagai sektor.

Keluarga dan Sekolah Diminta Aktif Mengawasi

Selain memperkuat literasi digital, Puan menilai pemerintah perlu menyiapkan program perlindungan karakter dan kesehatan mental anak di era digital.

Ia menegaskan sekolah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi aktivitas digital anak-anak.

“Lingkungan sosial anak juga perlu mengambil peran, baik di sekitar rumah, lingkungan pergaulan, maupun aktivitas lainnya,” ujar Puan.

Menurutnya, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam pengawasan penggunaan ruang digital oleh anak.

Puan Dorong Pengetatan Pengawasan Judi Daring

Puan juga menyinggung keberadaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.

Ia meminta penerapan regulasi tersebut dilakukan lebih progresif mulai dari langkah pencegahan hingga pemberian sanksi terhadap penyedia layanan yang membiarkan promosi judi daring.

Selain itu, Puan meminta pemerintah mengevaluasi efektivitas pemblokiran situs judi daring karena situs baru terus bermunculan dengan pola yang semakin sulit dilacak.

“Negara tidak boleh kalah cepat dibanding jaringan judi daring yang bergerak masif dan transnasional,” katanya.

Penulis :
Aditya Yohan