
Pantau - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan MAN Insan Cendekia (IC) Serpong, Tangerang Selatan, Banten menjadi madrasah pertama di Indonesia yang berhasil menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) setara sekolah unggulan dunia.
“Ini membuktikan bahwa pendidikan bertaraf global bukan hanya milik sekolah elite berbiaya mahal. Madrasah negeri Indonesia juga mampu berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik dunia,” kata Nasaruddin Umar saat kunjungan kerja ke kampus MAN IC Serpong, Jumat.
Menurut Menag, sistem pendidikan International Baccalaureate selama ini dikenal digunakan sekolah-sekolah elite dunia untuk mempersiapkan siswa masuk universitas ternama seperti Harvard, Oxford, Cambridge, hingga National University of Singapore.
Di tingkat internasional, hanya sekitar 3.900 sekolah menengah atas di dunia yang mendapatkan izin resmi menyelenggarakan program IBDP.
Sementara di Indonesia, baru sekitar 55 sekolah yang berhasil memperoleh pengakuan tersebut.
Kurikulum Global untuk Madrasah Negeri
Nasaruddin Umar mengatakan pencapaian MAN IC Serpong menjadi bukti bahwa pendidikan kelas dunia kini semakin terbuka bagi siswa madrasah negeri di Indonesia.
Ia menilai kurikulum IB tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir kritis, riset, pemecahan masalah, kerja lintas budaya, dan kepedulian sosial.
“Bayangkan siswa madrasah negeri Indonesia kini mendiskusikan perubahan iklim, kecerdasan buatan, diplomasi global, dan riset ilmiah dengan pendekatan belajar yang sama seperti pelajar di London, Tokyo, New York, atau Singapura,” ujarnya.
Menag juga menegaskan keberhasilan tersebut mematahkan anggapan bahwa pendidikan internasional hanya bisa diakses kelompok tertentu.
Proses Cepat dan Seluruh Guru Lokal
Direktur KSKK Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Nyayu Khodijah mengatakan MAN IC Serpong berhasil mendapatkan pengakuan resmi penyelenggara IB hanya dalam waktu satu tahun.
Padahal, mayoritas sekolah membutuhkan waktu tiga hingga lima tahun untuk mencapai status tersebut.
Nyayu menjelaskan proses tersebut dimulai sejak Mei 2025 hingga resmi diakui pada Mei 2026 melalui kerja sama Kementerian Agama dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).
Pendampingan dilakukan mulai dari penyelarasan kurikulum, pelatihan guru, penguatan budaya belajar, hingga evaluasi internasional.
“Tidak ada guru impor,” tegas Nyayu terkait seluruh pengajar program IB di MAN IC Serpong yang merupakan guru Indonesia bersertifikasi resmi IB.
Kementerian Agama menyebut keberhasilan MAN IC Serpong akan menjadi model pengembangan pendidikan madrasah berstandar global di berbagai daerah di Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf





