
Pantau - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berhasil melakukan pemeliharaan berkala check C1 perdana pesawat Hercules C-130 Super Hercules melalui Satuan Pemeliharaan (Sathar) 15 Depohar 10 di Bandung, Jawa Barat.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian penting TNI AU dalam bidang pemeliharaan pesawat dan penguatan kemandirian alat peralatan pertahanan dan keamanan modern.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan keberhasilan itu menunjukkan kemampuan sumber daya manusia TNI AU dalam penguasaan teknologi alat utama sistem senjata.
“Keberhasilan ini memperkuat kemandirian pemeliharaan alat peralatan pertahanan dan keamanan modern,” ungkap Nyoman.
Tahapan Pemeriksaan Dilakukan Menyeluruh
Dalam pelaksanaan check C1, personel Sathar 15 Depohar 10 menjalankan berbagai tahapan pemeriksaan dan pemeliharaan pesawat sesuai prosedur yang berlaku.
Tahapan tersebut meliputi preparation atau persiapan sebelum proses pemeriksaan dilakukan.
Personel juga melaksanakan operational check atau pemeriksaan operasional terhadap sistem pesawat.
Pemeriksaan berikutnya mencakup inspection atau inspeksi menyeluruh terhadap komponen pesawat.
Selain itu, personel melakukan lubrication atau pelumasan pada sejumlah komponen pesawat guna memastikan performa tetap optimal.
Tahapan lain yang dijalankan yakni close out dalam proses pemeliharaan pesawat.
Pesawat Dipastikan Siap Terbang
Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, personel melakukan ground run atau pengujian mesin di darat untuk memastikan sistem bekerja normal.
Tahap berikutnya dilanjutkan dengan functional check flight guna memastikan pesawat dapat berfungsi dengan baik saat penerbangan.
Nyoman menyebut seluruh proses pemeliharaan berjalan aman dan lancar serta dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku.
“Seluruh tahapan pemeliharaan berjalan aman dan lancar,” ujar Nyoman.
Setelah pemeriksaan rutin selesai dilakukan, pesawat Hercules C-130 Super Hercules tersebut dinyatakan siap melaksanakan penerbangan kembali.
TNI AU meyakini capaian itu akan memperkuat kemandirian dalam perawatan dan pengembangan teknologi alutsista pertahanan udara di Indonesia.
- Penulis :
- Leon Weldrick





