
Pantau - Presiden Prabowo Subianto meninjau panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden terlihat ikut menarik jaring berisi udang bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
“Panennya hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia, sangat menjanjikan,” ujar Prabowo dalam keterangan yang dipantau daring dari Jakarta.
Presiden mengatakan kawasan tambak seluas sekitar 100 hektare itu memiliki potensi besar dalam meningkatkan produksi udang nasional.
Menurut dia, satu hektare tambak mampu menghasilkan hingga 40 ton udang sehingga dinilai sangat menjanjikan bagi sektor perikanan dan ekonomi nasional.
Tambak Udang Dinilai Bisa Serap Tenaga Kerja
Prabowo menegaskan pembangunan tambak produktif tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap penyediaan lapangan kerja dan kebutuhan protein masyarakat.
“Kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein untuk rakyat kita dan juga untuk dijual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa,” kata Prabowo.
Pemerintah juga berencana memperluas pembangunan proyek tambak produktif di berbagai daerah guna meningkatkan produktivitas sektor perikanan nasional.
Presiden menilai pengembangan kawasan tambak udang menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan devisa negara melalui ekspor hasil perikanan.
Presiden Didampingi Sejumlah Menteri
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih.
Mereka di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Dony Oskaria, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kegiatan panen raya udang di Kebumen menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong sektor budidaya perikanan berbasis kawasan yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan





