
Pantau - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mendorong pelaksanaan program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik sebagai langkah nyata meningkatkan literasi statistik dan kesadaran data di tingkat desa.
Pemkab Sigi Tekankan Pentingnya Data Berkualitas
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan aparatur desa memiliki peran penting dalam penyelenggaraan kegiatan statistik di wilayah masing-masing.
“Tentunya melalui pembinaan Desa Cantik setiap desa mampu menghasilkan data statistik serta menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik,” ujar Rizal saat pencanangan Desa Cantik di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Senin.
Ia menegaskan data berkualitas menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah.
Menurut Rizal, kebijakan pembangunan akan sulit tepat sasaran tanpa dukungan data yang akurat dan terukur.
“Jadi ini bertujuan untuk membentuk agen-agen statistik di tingkat desa agar pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Tiga Desa di Sigi Dicanangkan Jadi Desa Cantik
Rizal menyebut program Desa Cantik sejalan dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi.
“Melalui penguatan tata kelola data desa, pemerintah daerah sedang membangun fondasi penting bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat desa dan pemangku kepentingan untuk mendukung penguatan budaya statistik di wilayah pedesaan.
“Kegiatan pencanangan Desa Cantik ini tentunya menjadi awal penguatan budaya statistik di desa-desa,” ujar Rizal.
Badan Pusat Statistik (BPS) menetapkan tiga desa di Kabupaten Sigi sebagai Desa Cantik, yakni Desa Lolu, Desa Jono Oge, dan Desa Sidera.
- Penulis :
- Aditya Yohan





