HOME  ⁄  Nasional

Timwas Haji DPR Soroti Keterlambatan Bus dan Distribusi Konsumsi Jemaah yang Kembali Berulang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Timwas Haji DPR Soroti Keterlambatan Bus dan Distribusi Konsumsi Jemaah yang Kembali Berulang
Foto: (Sumber : Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Nasir Djamil saat melakukan pemantauan langsung di Maktab 602, Makkah, Senin (25/5/2026). Foto: Andri/Sari.)

Pantau - Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI Nasir Djamil menemukan sejumlah kendala operasional yang kembali berulang dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, terutama terkait keterlambatan bus penjemput jemaah dan distribusi konsumsi siap makan di Makkah.

Temuan itu disampaikan Nasir Djamil saat melakukan pemantauan langsung di Maktab 602, Makkah, Senin (25/5/2026), menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Keterlambatan Bus dan Konsumsi Jadi Sorotan

Berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, Tim Pengawas Haji DPR RI menemukan persoalan klasik yang dinilai terus terulang dari tahun-tahun sebelumnya.

“Ternyata kita menemukan masalah yang masalah ini juga ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya. Soal keterlambatan bus yang menjemput jemaah haji, kemudian juga ada persoalan makanan yang terlambat diberikan, bahkan juga tidak diberikan sama sekali,” kata Nasir Djamil.

Politisi Fraksi PKS itu menegaskan persoalan tersebut memerlukan perhatian serius dari penyelenggara haji karena berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kondisi fisik jemaah.

Menurutnya, kendala operasional itu berakar dari kurangnya kesiapan pemerintah dan unsur kementerian terkait sebagai penanggung jawab operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.

DPR Minta Mitigasi dan Pembenahan Teknis

Nasir menilai pengalaman panjang Indonesia dalam mengelola ibadah haji seharusnya dapat menjadi acuan untuk melakukan mitigasi risiko secara lebih baik.

“Kami menyadari bahwa tidak mudah untuk mengurus ratusan ribu jemaah haji yang dari berbagai macam provinsi, bahkan di seluruh provinsi di Indonesia ini. Tapi paling tidak, pengalaman bertahun-tahun kita mengelola haji ini kan akan bisa membuat kita melakukan semacam mitigasi, mengurangi risiko terkait dengan potensi-potensi masalah yang akan dihadapi oleh jemaah haji,” ungkapnya.

Tim Pengawas Haji DPR RI pun mendesak instansi terkait segera melakukan pembenahan teknis secara cepat dan menyeluruh di sektor-sektor yang mengalami kendala agar pelayanan jemaah selama fase Armuzna berjalan optimal.

Penulis :
Aditya Yohan