
Pantau - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur melakukan pemeriksaan organ dalam hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid At-Tin, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu.
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur Theresia Elita mengatakan pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik pemotongan hewan kurban untuk memastikan daging aman dikonsumsi masyarakat.
"Hari ini, kami melakukan pemeriksaan pemotongan hewan kurban di berbagai titik pemotongan yang ada di Jakarta Timur, salah satunya di Masjid At-Tin Makasar," ujar Elita.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan sejak sebelum hewan dipotong hingga proses penyembelihan selesai.
Pemeriksaan Dilakukan Sebelum dan Sesudah Penyembelihan
Elita menjelaskan petugas melakukan pemeriksaan ante-mortem untuk memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum dipotong.
Setelah penyembelihan selesai, pemeriksaan dilanjutkan melalui tahapan post-mortem dengan mengecek organ dalam hewan kurban.
"Pemeriksaan meliputi ante-mortem sebelum hewan dipotong dan post-mortem setelah hewan kurban disembelih. Itu kami pastikan," katanya.
Organ dalam yang diperiksa meliputi hati, paru-paru, jantung, dan bagian lainnya guna mendeteksi kemungkinan adanya penyakit atau kelainan pada hewan.
"Untuk memastikan masyarakat mengonsumsi daging yang sehat dan layak, semua harus melalui pemeriksaan," ungkap Elita.
Ratusan Petugas Dikerahkan di Jakarta Timur
Sudin KPKP Jakarta Timur mengerahkan 173 personel gabungan dalam pengawasan kesehatan hewan kurban selama Idul Adha.
Personel tersebut terdiri dari petugas Sudin KPKP, Dinas KPKP, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), dan unsur terkait lainnya.
Petugas disebar ke 10 kecamatan di wilayah Jakarta Timur untuk melakukan pengawasan menyeluruh terhadap kesehatan hewan kurban.
Pemerintah Kota Jakarta Timur juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.
"Tentunya, saya mengajak semua masyarakat di Jakarta Timur, terutama terkait dengan pemeliharaan, kebersihan, ketertiban, kawasan tempat berkurban," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Timur Fauzi.
Menurut Fauzi, limbah kurban harus dikelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
"Kebersihan juga perlu diperhatikan kita semua agar limbah kurban tidak mencemari lingkungan sekitar," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





