HOME  ⁄  Nasional

Mendikdasmen Resmikan SMAMCo Manokwari untuk Cetak Generasi Cerdas dan Peduli Lingkungan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Mendikdasmen Resmikan SMAMCo Manokwari untuk Cetak Generasi Cerdas dan Peduli Lingkungan
Foto: (Sumber : Mendikdasmen Abdul Mu’ti menandatangani prasasti peresmian unit bangunan baru SMAMCo Manokwari di Arfai, Manokwari, Papua Barat, Kamis (28/5/2026). ANTARA/Fransiskus Salu Weking.)

Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meresmikan unit bangunan baru SMA Muhammadiyah Conservation (SMAMCo) Manokwari, Papua Barat, yang diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dengan kesadaran ekologis di tengah ancaman perubahan iklim global.

Peresmian sekolah tersebut dilakukan di Arfai, Manokwari, Kamis (28/5/2026).

"Anak-anak Indonesia harus memiliki kecerdasan ekologis di tengah tantangan perubahan iklim dan pemanasan global," ujar Abdul Mu’ti.

SMAMCo Manokwari disebut menjadi unit pendidikan Muhammadiyah pertama di Indonesia yang mengintegrasikan penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kepedulian terhadap lingkungan serta pelestarian alam.

SMAMCo Integrasikan Pendidikan dan Pelestarian Alam

Abdul Mu’ti menjelaskan pembangunan SMAMCo Manokwari menjadi bentuk komitmen Muhammadiyah Papua Barat dalam menggabungkan visi teologi dengan kurikulum pendidikan nasional, budaya lokal, adat istiadat, serta kekayaan sumber daya alam Papua Barat.

Menurutnya, konsep pendidikan berbasis konservasi tersebut layak diterapkan di berbagai wilayah Indonesia, terutama kawasan timur yang menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Usulan pembangunan unit sekolah baru SMAMCo langsung kami setujui karena punya kekhasan dan keunggulan sesuai kekayaan alam maupun kultur masyarakat lokal," ungkapnya.

Ia menilai isu global warming dan climate change tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi ketahanan pangan, dinamika politik global, hingga hubungan antarnegara.

Abdul Mu’ti mengatakan sekolah memiliki tanggung jawab membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mencintai lingkungan.

"Sekolah-sekolah juga bertanggung jawab mendidik siswa menjadi insan-insan pendidikan yang cerdas dan mencintai alam," katanya.

Muhammadiyah dan Pemprov Papua Barat Dukung Pendidikan Berkelanjutan

Sekretaris Daerah Papua Barat Ali Baham Temongmere mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung pengembangan pendidikan berkualitas di Papua Barat.

Menurutnya, keberadaan SMAMCo Manokwari sejalan dengan program pembangunan berkelanjutan yang dijalankan pemerintah provinsi di tujuh kabupaten di Papua Barat.

"Semoga SMAMCo Manokwari tidak hanya unggul dari sisi akademik, tapi melahirkan generasi muda penerus bangsa yang berkarakter dan mencintai lingkungan," ujar Ali Baham.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Mulyadi Djaya menjelaskan operasional awal SMAMCo hanya menggunakan satu ruangan bekas klinik Universitas Muhammadiyah dengan jumlah siswa sebanyak 63 orang dari berbagai latar belakang agama, termasuk orang asli Papua.

Ia menyebut pembangunan 13 gedung baru SMAMCo berhasil diselesaikan dalam waktu tiga bulan setelah mendapat dukungan dari Kemendikdasmen.

"Terima kasih kamu ucapkan buat bapak Presiden Prabowo dan bapak Mendikdasmen atas dukungan pembangunan fasilitas SMAMCo," kata Mulyadi.

Penulis :
Aditya Yohan