HOME  ⁄  Nasional

Polisi Selidiki Tas Berisi Obat Tramadol yang Ditemukan Anak-anak di Jakarta Timur

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polisi Selidiki Tas Berisi Obat Tramadol yang Ditemukan Anak-anak di Jakarta Timur
Foto: (Sumber : Temuan tas berisi obat keras jenis tramadol dan obat daftar G lainnya yang ditemukan oleh sejumlah anak-anak yang tengah bermain di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026). Antara/Instagram/info_pinang_ranti.)

Pantau - Polisi menyelidiki penemuan tas berisi obat keras jenis tramadol dan obat daftar G lainnya yang ditemukan anak-anak di kawasan Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur.

Tas hitam tersebut ditemukan tergeletak di depan sebuah gang oleh sejumlah anak yang sedang bermain di sekitar lokasi.

Kapolsek Makasar Kompol Sumardi mengatakan tas beserta isinya kini telah diamankan di kantor polisi untuk kepentingan penyelidikan.

"Kita sudah cek tempat kejadian perkara (TKP) oleh Bimas, Piket Intel, Reskrim dan Buser. Untuk tas beserta isinya sudah diamankan di Polsek. Untuk pemilik masih penyelidikan," kata Sumardi di Jakarta, Kamis (28/5).

Menurut Sumardi, anak-anak yang menemukan tas tersebut kemudian menyerahkannya kepada warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Dibawa anak-anak lalu diserahkan ke ibu-ibu dan disaksikan warga sekitar dibuka isinya obat daftar G dan langsung dilaporkan ke polsek," ujarnya.

Temuan Obat Keras Viral di Media Sosial

Kasus penemuan tas berisi obat keras itu sempat viral setelah diunggah akun Instagram @info_pinang_ranti.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga memeriksa isi tas hitam yang ternyata berisi tramadol dan obat keras lainnya.

Obat daftar G termasuk tramadol diketahui hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter dan berada dalam pengawasan ketat.

"Saat dibuka ternyata ada obat yang bermerek tramadol dan lain-lain. Obat ini adalah obat yang mendapatkannya harus menggunakan resep dokter serta diawasi ketat peredarannya," tulis keterangan akun tersebut.

Polisi Dalami Dugaan Peredaran Obat Ilegal

Warga mengaku khawatir karena obat keras tersebut ditemukan di lingkungan permukiman dan pertama kali ditemukan oleh anak-anak.

Polisi kini masih menyelidiki asal-usul tas serta kemungkinan adanya pihak yang sengaja meninggalkan obat-obatan itu di lokasi.

Selain itu, aparat juga mendalami dugaan adanya peredaran obat keras ilegal di kawasan Pinang Ranti dan sekitarnya.

Polsek Makasar mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan benda mencurigakan maupun aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Penulis :
Aditya Yohan