
Pantau - TNI Angkatan Udara melalui Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) mendukung pelaksanaan latihan terjun dasar yang melibatkan 920 prajurit Kopassus TNI AD dan Yonif Teritorial Pembangunan 848/SPC di Lanud Suparlan, Batujajar, Bandung, Jawa Barat dengan menggunakan pesawat C-130 Hercules Skadron Udara 31.
Latihan tersebut merupakan bentuk kerja sama antar matra TNI untuk meningkatkan kemampuan tempur dan kesiapsiagaan prajurit di lapangan.
Korpasgat TNI AU menurunkan personel untuk memberikan dukungan teknis dalam pelaksanaan penerjunan.
Dukungan Teknis Korpasgat dalam Penerjunan
Kepala Penerangan Korpasgat Kolonel (Pas) Jaito Novian Sulistiyono menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan teknis dalam kegiatan tersebut.
Dukungan itu mencakup peran Visual Control Post (VCP) dan Jump Master untuk memastikan penerjunan berjalan aman dan terukur.
Sebanyak 13 personel Korpasgat bertugas sebagai VCP di titik pendaratan.
Sebanyak 10 personel lainnya bertugas sebagai Jump Master di dalam pesawat sebelum proses penerjunan.
VCP bertugas menentukan titik pendaratan, mengatur waktu keluar penerjun, serta memastikan pendaratan sesuai drop zone.
VCP juga berkoordinasi dengan pilot untuk menjaga keamanan dan ketepatan jalur penerjunan.
Pelaksanaan Latihan dan Keterlibatan Personel
Jump Master bertugas memastikan kesiapan prajurit di dalam pesawat sebelum melakukan lompatan.
Jump Master juga memeriksa perlengkapan parasut dan memberikan aba-aba saat proses penerjunan berlangsung.
Penerjunan dilakukan pada ketinggian 1.200 kaki menggunakan pesawat C-130 Hercules Skadron Udara 31 TNI AU.
Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis prajurit TNI dalam operasi penerjunan di medan tugas.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat kerja sama dan kekompakan antar matra TNI dalam mendukung tugas pertahanan negara.
- Penulis :
- Arian Mesa





