HOME  ⁄  Nasional

Brimob Polda Metro Jaya Evakuasi Pengemudi Ojol yang Terkapar karena Kelelahan di Jatinegara

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Brimob Polda Metro Jaya Evakuasi Pengemudi Ojol yang Terkapar karena Kelelahan di Jatinegara
Foto: (Sumber : Patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengevakuasi seorang pengemudi ojek online (ojol) yang ditemukan terkapar akibat kelelahan di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2026) dini hari. ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya..)

Pantau - Patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengevakuasi seorang pengemudi ojek online yang ditemukan terkapar akibat kelelahan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat dini hari.

Ditemukan Terbaring di Pinggir Jalan

Pengemudi ojek online tersebut ditemukan dalam kondisi lemas dan terbaring di tepi Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Cipinang Muara, Jatinegara, sekitar pukul 02.27 WIB.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan petugas segera memberikan pertolongan setelah menemukan korban saat patroli berlangsung.

"Pada saat patroli, personel mendapati seorang pengemudi ojek online dalam kondisi terkapar di pinggir jalan. Anggota langsung melakukan pengecekan, mengamankan lokasi, dan menghubungi ambulans agar yang bersangkutan segera mendapat pertolongan medis," kata Henik.

Peristiwa tersebut bermula ketika petugas melihat kerumunan warga di pinggir jalan saat melakukan patroli rutin.

Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan seorang pengemudi ojol yang membutuhkan bantuan karena kondisi fisiknya melemah.

Personel patroli kemudian memberikan pertolongan awal dan menghubungi ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Patroli Tidak Hanya Cegah Kejahatan Jalanan

Henik menegaskan patroli dini hari yang dilakukan kepolisian tidak hanya berfokus pada pencegahan tawuran maupun kejahatan jalanan.

Menurutnya, kehadiran polisi juga bertujuan memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Patroli ini bukan hanya soal mencegah gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), tetapi juga memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, anggota harus segera hadir dan membantu,” ujarnya.

Sebelum menemukan pengemudi ojol tersebut, tim patroli gabungan telah menyisir sejumlah titik rawan tawuran dan kriminalitas mulai dari kawasan Jatinegara hingga Pulogadung.

Dalam patroli tersebut, petugas juga mengimbau warga yang masih berkerumun hingga larut malam untuk membubarkan diri guna mencegah gangguan ketertiban.

Hingga kegiatan patroli berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Timur dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Penulis :
Ahmad Yusuf