
Pantau - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengungkap kondisi beton atau hong yang sudah keropos diduga menjadi penyebab jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, arah Depok, yang mengakibatkan gangguan lalu lintas dan kemacetan kendaraan.
Kasatpel SDA Kecamatan Jagakarsa Sartono mengatakan amblasnya jalan terjadi pada area yang melintasi saluran penghubung Universitas Indonesia menuju Kali Ciliwung.
"Penyebabnya itu ada crossing dengan hong ukuran tiga meter kurang lebih, ya, tapi mungkin udah usia, makanya keropos," kata Sartono kepada wartawan di Lenteng Agung Raya, Jakarta, Jumat.
Lubang Capai Panjang 16 Meter
Sartono menjelaskan lubang yang terbentuk akibat amblasnya jalan memiliki lebar sekitar tiga meter, panjang 16 meter, dan kedalaman mencapai tiga meter.
Ia menyebut kerusakan terjadi tepat di atas saluran penghubung yang mengalirkan air dari kawasan Universitas Indonesia menuju Kali Ciliwung.
Meski terjadi kerusakan cukup besar, aliran air di saluran tersebut dilaporkan masih berjalan normal dan tidak mengalami hambatan.
"Alhamdulillah-nya, jatuhan puing ini tidak sampai menghambat aliran air. Karena dari sepertiga hong itu mungkin jatuh, tapi tidak sampai menahan air. Air tetep lancar, tapi sepertiganya keurug tanah. Ini akan dibersihkan sementara," ungkapnya.
Penanganan Darurat Segera Dilakukan
Suku Dinas SDA Jakarta Selatan telah mengerahkan alat berat ekskavator untuk membersihkan puing-puing beton yang jatuh ke dalam saluran.
Proses penanganan dilakukan secara cepat mengingat kondisi tersebut masuk kategori darurat dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kalau tadi informasi dari pimpinan, ini akan dikerjakan dari penunjukan langsung (PL), karena ini darurat. Nanti mungkin akan dikerjakan dari pihak ketiga," tutur Sartono.
Peristiwa jalan amblas yang terjadi sejak Rabu (27/5) tersebut berada setelah Gang Empang di Jalan Raya Lenteng Agung.
Akibat kejadian itu, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok mengalami kepadatan karena hanya tersisa satu jalur yang dapat dilalui.
Saat ini, personel kepolisian lalu lintas masih berjaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan mengurai kemacetan yang terjadi di sekitar area jalan amblas.
- Penulis :
- Aditya Yohan





