HOME  ⁄  Nasional

Komisi X DPR Usulkan Pembelajaran Bahasa Prancis Diterapkan Bertahap di Seluruh Jenjang Pendidikan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Komisi X DPR Usulkan Pembelajaran Bahasa Prancis Diterapkan Bertahap di Seluruh Jenjang Pendidikan
Foto: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (sumber: Fraksi PKB DPR RI)

Pantau - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengusulkan agar rencana Presiden Prabowo Subianto mengenai pembelajaran bahasa Prancis di seluruh jenjang pendidikan diterapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan pemerintah, satuan pendidikan, dan tenaga pendidik di berbagai daerah.

Lalu menyatakan Komisi X DPR RI mendukung peningkatan kemampuan bahasa asing bagi peserta didik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Ia mengungkapkan, "Kami memandang penguatan kemampuan bahasa asing memang penting."

Perlunya Kesiapan Teknis dan Kurikulum

Menurut Lalu, implementasi kebijakan pembelajaran bahasa Prancis perlu memperhatikan berbagai aspek teknis agar dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik.

Ia menilai pembelajaran bahasa Prancis dapat dimulai sebagai mata pelajaran pilihan atau program khusus di sekolah-sekolah tertentu sebelum diterapkan secara luas.

Lalu meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan penjelasan terkait rencana Presiden tersebut agar masyarakat memahami arah kebijakan dan mekanisme pelaksanaannya.

Ia menegaskan setiap kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional yang jelas.

Kesiapan tenaga pendidik dinilai menjadi faktor penting dalam penerapan program pembelajaran bahasa asing baru di sekolah.

Selain itu, kurikulum pendidikan juga perlu disesuaikan agar dapat mengakomodasi mata pelajaran tambahan tersebut.

Lalu mengingatkan bahwa manfaat nyata bagi peserta didik harus menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan kebijakan.

Ia mengatakan, "Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang."

Instruksi Presiden dalam Pertemuan dengan Macron

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perluasan pembelajaran bahasa Prancis di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia sebagai bagian dari penguatan kerja sama pendidikan dengan Prancis.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis, pada Kamis waktu setempat.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Prancis.

Ia mengungkapkan, "Di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi. Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan."

Presiden menilai penguasaan bahasa Prancis dapat menjadi bagian dari persiapan generasi muda Indonesia dalam menghadapi perkembangan global pada masa mendatang.

Rencana tersebut masih memerlukan tindak lanjut dari kementerian terkait untuk penyusunan kebijakan, kurikulum, serta kesiapan tenaga pengajar.

Komisi X DPR RI mendorong agar implementasi kebijakan dilakukan secara terukur dan mempertimbangkan kondisi pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.

Usulan penerapan bertahap diharapkan dapat membantu pemerintah menyesuaikan kebutuhan sumber daya, tenaga pendidik, dan sarana pendukung sebelum kebijakan diterapkan secara luas.

Penulis :
Leon Weldrick