
Pantau - Indonesia resmi memiliki domain khusus .ai.id sebagai identitas digital bagi pelaku industri kecerdasan artifisial (AI) di Tanah Air dalam upaya memperkuat kedaulatan digital nasional.
Domain .ai.id merupakan country code top-level domain (ccTLD) yang dirancang khusus untuk ekosistem AI Indonesia dan menjadi bagian dari Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial.
Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) bersama pengelola domain Indonesia untuk memperkuat ekosistem digital berbasis AI.
Identitas Digital Baru untuk Industri AI
Ketua Umum KORIKA Hammam Riza menyampaikan bahwa kehadiran domain .ai.id bertujuan memperkuat kedaulatan digital Indonesia sekaligus menjadi identitas resmi pelaku industri AI nasional.
Domain ini juga membuka ruang identitas bagi startup, peneliti, dan pelaku industri AI di Indonesia yang sebelumnya banyak menggunakan domain generik .ai yang berasal dari Anguilla.
Kondisi tersebut dinilai belum mencerminkan identitas digital Indonesia di sektor kecerdasan artifisial yang berkembang pesat.
Skema Pendaftaran dan Target Ekosistem AI
Data Indonesia AI Report 2025 menunjukkan sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi teknologi AI dengan pertumbuhan tahunan mencapai 47 persen.
Indonesia juga disebut sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan adopsi AI tercepat di Asia Tenggara dengan dukungan lebih dari 4.000 anggota komunitas KORIKA.
Pendaftaran domain .ai.id akan dilakukan bertahap dalam empat fase, yakni Sunrise, Grandfather, Landrush, dan General Availability yang dimulai pada Oktober 2026 melalui registrar resmi PANDI.
Ketua KORIKA menegaskan bahwa domain ini juga dirancang sebagai penanda kredibilitas layanan AI yang dikembangkan di bawah yurisdiksi Indonesia, serupa dengan penggunaan .gov.id untuk pemerintah dan .ac.id untuk perguruan tinggi.
- Penulis :
- Shila Glorya





