HOME  ⁄  Nasional

Mensos Bangga dengan Penampilan Siswa Sekolah Rakyat di Kupang, Soroti Perkembangan Mental dan Tantangan Akademik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Mensos Bangga dengan Penampilan Siswa Sekolah Rakyat di Kupang, Soroti Perkembangan Mental dan Tantangan Akademik
Foto: (Sumber: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memberikan kata sambutan di Kupang, Minggu (31/5/2026). ANTARA/Kornelis Kaha.)

Pantau - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memuji penampilan siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Kupang dan menilai para siswa menunjukkan perkembangan mental yang positif setelah mengikuti pembinaan selama sembilan bulan.

Saifullah mengaku bangga setelah menyaksikan berbagai penampilan yang dibawakan para siswa di hadapan para tamu undangan.

Ia mengatakan, "Saya saksikan penampilan anak anak Sekolah Rakyat. Saya cukup bangga sekali."

Acara tersebut dihadiri para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), siswa Sekolah Rakyat, sejumlah kepala daerah di Nusa Tenggara Timur, serta Gubernur NTT.

Dalam kesempatan itu, para siswa menampilkan berbagai atraksi seperti drama pendek, baris-berbaris, dan paduan suara.

Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah tarian Komodo yang dibawakan para siswa.

Banyak tamu undangan mengaku kagum terhadap penampilan tersebut yang dinilai ditampilkan dengan kemampuan yang setara penari profesional.

Perkembangan Mental Siswa Jadi Sorotan

Menurut Saifullah, sebagian siswa Sekolah Rakyat berasal dari daerah terpencil dengan berbagai keterbatasan akses pendidikan.

Setelah menjalani pendidikan dan pembinaan selama sembilan bulan, para siswa dinilai menunjukkan perkembangan mental yang sangat baik.

Sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pendidik, Saifullah menghadirkan kepala sekolah, guru, dan pembina asrama untuk menjelaskan proses pembinaan yang telah dijalankan.

Mensos menilai perkembangan non-akademik seperti kepercayaan diri, disiplin, dan kemampuan tampil di depan publik menjadi indikator penting keberhasilan program Sekolah Rakyat.

Masih Ada Tantangan dalam Kemampuan Akademik

Meski memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan siswa, Saifullah mengakui masih terdapat tantangan dalam aspek akademik.

Ia menjelaskan bahwa penerimaan siswa Sekolah Rakyat tidak didasarkan pada tes akademik, melainkan berdasarkan kriteria kepesertaan program.

Saifullah mengatakan, "Sehingga mereka yang ada di Sekolah Rakyat itu ada yang memang sudah pintar. Tapi sebagiannya masih rendah nilai akademiknya."

Ia mengungkapkan masih terdapat siswa tingkat SMA yang belum mampu membaca.

Selain itu, sejumlah siswa tingkat SMP juga masih menghadapi kendala dalam kemampuan membaca.

Menurut Saifullah, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi para guru dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat.

Mensos menegaskan bahwa tugas utama para pendidik adalah membantu meningkatkan kemampuan akademik siswa sambil terus membangun karakter dan mental mereka.

Pemerintah menilai perkembangan positif yang ditunjukkan para siswa selama sembilan bulan terakhir menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan di Sekolah Rakyat ke depan.

Penulis :
Gerry Eka