HOME  ⁄  Nasional

Hasto Kristiyanto Tegaskan Kekayaan Alam Indonesia Harus Digunakan untuk Kemakmuran Rakyat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Hasto Kristiyanto Tegaskan Kekayaan Alam Indonesia Harus Digunakan untuk Kemakmuran Rakyat
Foto: (Sumber : Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai upacara pengibaran bendera Merah Putih memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)..)

Pantau - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam Indonesia harus berpihak pada rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945 yang mengatur pemanfaatan kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat.

Pancasila Jadi Pengingat Pengelolaan SDA untuk Rakyat

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6).

“Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Amanat terpentingnya adalah rakyat menjadi orientasi kebijakan dan pihak yang menerima manfaat tertinggi dari pendayagunaan seluruh kekayaan negara,” kata Hasto.

Menurut Hasto, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum refleksi bagi para pengambil kebijakan agar manfaat pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan negara tidak boleh hanya mengeksploitasi sumber daya alam di daerah demi kepentingan kelompok tertentu sementara masyarakat setempat masih menghadapi kesulitan ekonomi.

Soroti Keadilan Sosial dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat

Hasto menilai peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus disertai evaluasi terhadap pelaksanaan keadilan sosial di tengah masyarakat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila harus disertai kontemplasi dan pertanyaan kritis untuk melihat realitas yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara kita,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kecenderungan demokrasi ekonomi yang semakin sentralistis sehingga berpotensi mengurangi ruang bagi kedaulatan ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.

Menurut Hasto, Pancasila lahir dengan semangat membebaskan rakyat Indonesia dari berbagai bentuk penjajahan dan penindasan.

“Pancasila mengandung tekad untuk membebaskan rakyat Indonesia dari berbagai belenggu penjajahan dan penindasan,” katanya.

Karena itu, petani, nelayan, buruh, pedagang kecil, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah harus menjadi pusat perhatian dalam setiap kebijakan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader partai tetap konsisten memperjuangkan hak-hak masyarakat.

“Karena itulah pesan Ibu Mega, jadilah banteng-banteng sejati yang membela setiap rakyat yang tertindas di seluruh lapisan Indonesia,” ujar Hasto.

Penulis :
Aditya Yohan