HOME  ⁄  Nasional

Jawa Timur Pertahankan Rekor Tujuh Tahun Terbanyak Lolos PTN, Tantangan Kualitas SDM Jadi Sorotan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Jawa Timur Pertahankan Rekor Tujuh Tahun Terbanyak Lolos PTN, Tantangan Kualitas SDM Jadi Sorotan
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Pelajar belajar dalam ilustrasi capaian Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah siswa terbanyak diterima di perguruan tinggi negeri selama tujuh tahun berturut-turut. (ANTARA/HO-AI).)

Pantau - Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada 2026, sekaligus mempertahankan rekor tersebut selama tujuh tahun berturut-turut.

Puluhan Ribu Siswa Jatim Lolos PTN pada 2026

Sebanyak 29.046 siswa Jawa Timur diterima melalui jalur SNBP pada tahun 2026.

Sementara itu, jumlah siswa yang lolos melalui jalur SNBT mencapai 24.213 orang.

Jumlah peserta yang diterima melalui SNBT tersebut meningkat hampir 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian tersebut memperkuat posisi Jawa Timur sebagai daerah dengan kontribusi terbesar dalam penerimaan mahasiswa baru PTN secara nasional.

Keberhasilan itu dinilai tidak hanya dipengaruhi jumlah penduduk yang besar, tetapi juga dukungan ekosistem pendidikan yang terus berjalan di berbagai daerah.

Ekosistem tersebut melibatkan sekolah negeri, madrasah, sekolah swasta, lembaga bimbingan belajar, hingga dukungan keluarga yang menempatkan pendidikan tinggi sebagai sarana peningkatan taraf hidup.

Pemerataan Akses Pendidikan Dinilai Meningkat

Peningkatan jumlah siswa yang diterima di PTN juga terjadi di seluruh cabang dinas pendidikan di Jawa Timur.

Sejumlah wilayah yang sebelumnya dianggap berada di daerah pinggiran tercatat mengalami pertumbuhan signifikan dalam jumlah siswa yang lolos seleksi nasional.

Fenomena tersebut menunjukkan akses terhadap informasi pendidikan, pendampingan belajar, dan kesiapan menghadapi seleksi masuk PTN semakin merata.

Capaian itu juga menjadi indikator meningkatnya kesempatan pendidikan bagi siswa di berbagai wilayah, tidak hanya di kota-kota besar.

Meski demikian, capaian jumlah siswa yang diterima di PTN dinilai bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan.

Perhatian juga diarahkan pada kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan serta kemampuan lulusan untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan.

Peningkatan akses pendidikan tinggi di berbagai daerah diharapkan dapat mendukung pengembangan generasi muda yang siap menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang.

Penulis :
Ahmad Yusuf