
Pantau - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menilai kerja keras Dadan Hindayana selama menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) patut dihargai karena berhasil mendorong pembangunan lebih dari 50 persen target Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebelum digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang.
DPR Apresiasi Capaian Pembangunan SPPG
Irma menyampaikan apresiasi tersebut menanggapi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengganti Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN terhitung sejak 2 Juni 2026.
Menurutnya, capaian pembangunan SPPG selama masa kepemimpinan Dadan merupakan hasil kerja keras yang tidak mudah diwujudkan.
"Saya kira apa yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sudah tepat, Pak Dadan dan tim sudah bekerja hampir dua tahun dan SPPG yang terbangun sudah lebih dari 50 persen, kurang lebihnya saya kira patut kita hargai. Tidak mudah tentu membangun SPPG sebanyak itu dengan segala permasalahannya," ungkap Irma.
Ia menilai fondasi yang telah dibangun Dadan menjadi modal penting bagi kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah.
Nanik Diharapkan Lanjutkan Pengawasan Dapur MBG
Irma berharap Kepala BGN yang baru, Nanik Sudaryati Deyang, melanjutkan pengawasan terhadap dapur MBG dan SPPG yang tidak memenuhi standar operasional prosedur.
"Hal itu perlu terus berlanjut agar target Presiden untuk memberikan makan bergizi pada anak-anak Indonesia dapat dicapai dengan meningkatnya IQ dan imunitas anak," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan kualitas menu makanan agar kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dapat terpenuhi secara optimal.
Menurut Irma, kualitas layanan SPPG yang baik akan membantu menekan angka kelahiran bayi stunting di Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot dari jabatannya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan tersebut dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam.
"Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.
- Penulis :
- Aditya Yohan





