HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Salurkan Mayoritas Daging Dam Jamaah Haji 2026 untuk Rakyat Palestina Melalui Jalur Kemanusiaan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Indonesia Salurkan Mayoritas Daging Dam Jamaah Haji 2026 untuk Rakyat Palestina Melalui Jalur Kemanusiaan
Foto: Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyerahkan secara simbolik bantuan daging dam yang berasal dari para jamaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina kepada Konsul Jenderal Palestina Ihab Al-Qishawi di Kantor Konsulat Jenderal Palestina di Jeddah, Rabu 3/6/2026 (sumber: ANTARA/Citro Atmoko)

Pantau - Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menyalurkan mayoritas daging dam atau hadyu dari jamaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ihab Al-Qishawi di Jeddah, Arab Saudi, sebagai bagian dari komitmen Indonesia untuk membantu masyarakat Palestina yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan.

Dahnil mengatakan, "Tadi saya menyerahkan secara simbolik komitmen sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto agar daging hadyu atau dam dari jamaah haji kita didistribusikan ke rakyat Palestina."

Pemanfaatan Daging Dam Jamaah Haji untuk Palestina

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, terdapat sekitar 135.000 ekor kambing yang berasal dari pembayaran dam jamaah haji Indonesia.

Hewan dam tersebut dipotong secara resmi di Tanah Haram melalui kerja sama dengan Adahi, lembaga pemotongan hewan resmi yang dikelola Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Pemerintah Indonesia menargetkan sebagian besar daging dam tersebut disalurkan kepada rakyat Palestina.

Pemerintah bahkan berharap seluruh daging dam yang tersedia dapat dialokasikan untuk membantu masyarakat Palestina.

Selain Palestina, sebagian bantuan juga dapat disalurkan ke wilayah Timur Tengah lain yang terdampak konflik berdasarkan hasil koordinasi dan diskusi dengan pihak Adahi.

Daging Diolah Menjadi Makanan Siap Santap

Untuk mempermudah distribusi ke wilayah tujuan, daging dam tidak dikirim dalam bentuk daging segar.

Daging tersebut diproses dan dikemas menjadi makanan siap santap atau Ready to Eat (RTE).

Teknologi pengemasan tersebut memungkinkan produk bertahan hingga satu tahun sehingga bantuan dapat dikirim dengan aman ke wilayah yang membutuhkan.

Bantuan pangan itu akan dikirim ke Jalur Gaza serta berbagai wilayah lain di Palestina yang membutuhkan bantuan logistik.

Jalur distribusi bantuan akan memanfaatkan rute darat melalui Mesir.

Adahi dipilih karena memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam mengirim bantuan kemanusiaan melalui perbatasan Mesir menuju Palestina.

Palestina Sambut Positif Komitmen Indonesia

Menurut Dahnil, pihak Palestina menyambut baik komitmen bantuan yang diberikan Indonesia melalui program pemanfaatan daging dam jamaah haji.

Dahnil mengungkapkan, "Mereka (pihak Palestina) sangat senang sekali dan menyampaikan tidak pernah ragu dengan komitmen Pemerintah Indonesia. Apalagi Presiden Prabowo terus melakukan berbagai diplomasi nyata untuk mendukung rakyat Palestina."

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Indonesia terhadap perjuangan dan kebutuhan kemanusiaan rakyat Palestina.

Bantuan tersebut juga menunjukkan bahwa pelaksanaan ibadah haji dapat memberikan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan.

Penulis :
Leon Weldrick