HOME  ⁄  Nasional

BRIN Dorong Desa Inovasi untuk Wujudkan Pembangunan Daerah Berbasis Pengetahuan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BRIN Dorong Desa Inovasi untuk Wujudkan Pembangunan Daerah Berbasis Pengetahuan
Foto: (Sumber : Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria (kedua kiri), Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat (kiri), Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kedua kanan), dan Peneliti Pusat Riset Politik BRIN Siti Zuhro (kanan) ditemui wartawan di sela-sela kegiatan BRIN Goes to Village di Jakarta, Kamis (4/6/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad/aa..)

Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan melalui program Desa Inovasi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, teknologi, inovasi sosial, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Peneliti Pusat Riset Politik BRIN Siti Zuhro menjelaskan konsep Desa Inovasi merupakan model pembangunan terintegrasi yang berorientasi pada penguatan kualitas manusia sebagai fondasi utama pembangunan.

Fokus pada Penguatan SDM

Siti menegaskan pembangunan peradaban tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Jadi, yang dipentingkan bukan membangun infrastruktur fisik seperti itu, tapi lebih pada SDM. Karena memang mimpi besar kita, Republik Indonesia, dengan Hari Kemerdekaan yang ke-81 pada Agustus ini, kita itu membangun peradaban, bukan membangun fisik gedungnya bagus, tapi manusianya memble," ungkap Siti dalam kegiatan BRIN Goes to Village di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, kehadiran Desa Inovasi diharapkan mampu mengubah paradigma pembangunan di tingkat akar rumput agar tidak hanya bergantung pada bantuan sosial maupun dana pemerintah.

Program tersebut juga ditujukan untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan kemandirian masyarakat desa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Desa Inovasi Dibangun dengan Lima Pilar

Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan Desa Inovasi dibangun di atas lima pilar utama yang menjadi dasar transformasi pembangunan desa secara berkelanjutan.

Kelima pilar tersebut meliputi Smart and Innovative Society, Smart and Innovative Economy, Smart and Innovative Governance, Smart and Innovative Living and Environment, serta Smart and Innovative Heritage.

Arif menegaskan hasil riset harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui implementasi langsung di tingkat desa.

"Melalui program Desa Inovasi, BRIN ingin memastikan bahwa hasil riset hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Kemendes Dukung Kolaborasi untuk Indonesia Emas 2045

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyambut baik inisiatif Desa Inovasi yang dinilai sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi desa dan mengentaskan kemiskinan.

Yandri menilai lima pilar Desa Inovasi memiliki keselarasan dengan 12 aksi bangun desa yang sedang dijalankan oleh Kemendes PDT.

"Kalau (kolaborasi) ini yang kita lakukan, kolaborasi ini untuk memastikan Indonesia emas tahun 2045 itu bisa on the track," katanya.

Kolaborasi antara BRIN dan Kemendes PDT diharapkan dapat mempercepat pembangunan desa berbasis pengetahuan sekaligus menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai daerah.

Penulis :
Ahmad Yusuf