
Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengingatkan seluruh peserta, sekolah, dan pemerintah daerah untuk menjunjung tinggi integritas dan kejujuran dalam pelaksanaan seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 yang akan dimulai pekan depan.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti mengatakan pemerintah telah menyiapkan sistem pengawasan yang lebih ketat serta pemanfaatan teknologi untuk menjaga transparansi dan keadilan selama proses seleksi berlangsung.
“Tinggal seminggu lagi pelaksanaannya dimulai. Kami sampaikan kepada para peserta, sekolah, pemerintah daerah, agar setiap tahapan OSN ini dilaksanakan dengan integritas penuh, kejujuran penuh, seperti tagline kami, jujur itu juara,” kata Suharti di Jakarta, Kamis.
OSN 2026 Hadir dengan Sejumlah Pembaruan
Suharti menjelaskan OSN tahun ini akan menjaring talenta terbaik dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah dengan sejumlah pembaruan dalam sistem pelaksanaannya.
Salah satu perubahan yang diterapkan adalah hadirnya kategori ajang baru untuk jenjang SMA dan sederajat.
Selain itu, mekanisme pengawasan dan penggunaan platform ujian berbasis teknologi juga diperkuat untuk memastikan kompetisi berlangsung secara adil di seluruh wilayah Indonesia.
Jadwal Seleksi Dimulai Juni 2026
Seleksi OSN tingkat kabupaten dan kota untuk jenjang SD akan digelar pada 8 Juni 2026 dengan kuota maksimal lima peserta per cabang ajang dari setiap sekolah.
Babak final tingkat nasional jenjang SD akan berlangsung pada 25 hingga 31 Agustus 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 115 murid per cabang ajang.
Sementara itu, seleksi tingkat kabupaten dan kota untuk jenjang SMP dijadwalkan pada 11 Juni 2026.
Final nasional jenjang SMP juga akan dilaksanakan pada 25 hingga 31 Agustus 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 115 murid per cabang ajang.
Adapun seleksi tingkat kabupaten dan kota untuk jenjang SMA akan berlangsung pada 18 hingga 19 Juni 2026.
Final Nasional Digelar September
OSN tingkat SMA akan menggelar babak final nasional pada 14 hingga 20 September 2026.
Pada tingkat SMA, jumlah peserta final nasional ditetapkan sebanyak 60 murid untuk setiap cabang ajang.
Kemendikdasmen berharap seluruh rangkaian seleksi dapat menjadi ajang kompetisi yang sehat sekaligus sarana menjaring talenta-talenta unggul di bidang sains dari berbagai daerah di Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan





