
Pantau - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, hingga sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo pada Jumat pagi, 5 Juni 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut pada kedalaman 91 kilometer di sebelah timur laut Pulau Puah.
Guncangan yang dipicu aktivitas lempeng tektonik tersebut dirasakan di sejumlah kabupaten dan kota lintas provinsi dengan intensitas yang bervariasi.
Guncangan Terasa hingga Gorontalo
BMKG mencatat intensitas gempa terbesar dirasakan di wilayah Luwuk, Sulawesi Tengah, dan Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, dengan skala III-IV Modified Mercalli Intensity (MMI).
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan dapat menyebabkan benda ringan bergoyang.
Selain itu, guncangan juga dirasakan di Kota Gorontalo dengan intensitas III MMI.
Sementara wilayah Kabupaten Taliabu, Pohuwato, Boalemo, dan Gorontalo Utara mengalami getaran dengan intensitas II-III MMI.
BMKG Terus Pantau Perkembangan Gempa
Hingga Jumat pagi, BMKG masih melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas gempa tersebut.
Lembaga tersebut menyebut parameter gempa yang dirilis pada tahap awal masih berpotensi mengalami pembaruan seiring masuknya data seismik yang lebih lengkap dari jaringan stasiun pemantauan.
BMKG juga terus mengevaluasi data yang diterima untuk memastikan informasi terbaru terkait karakteristik gempa dan dampaknya di wilayah terdampak.
Sampai laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





