HOME  ⁄  Nasional

Jumlah Hewan Kurban Idul Adha 1447 Hijriah Tembus 2 Juta Ekor dengan Nilai Ekonomi Rp18,28 Triliun

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Jumlah Hewan Kurban Idul Adha 1447 Hijriah Tembus 2 Juta Ekor dengan Nilai Ekonomi Rp18,28 Triliun
Foto: (Sumber : Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama Arsad Hidayat. ANTARA/Asep Firmansyah

Pantau - Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama melaporkan jumlah hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi mencapai 2.032.753 ekor yang terdiri atas 676.866 ekor sapi dan 1.355.887 ekor kambing di seluruh Indonesia.

Data tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

Partisipasi Kurban Dinilai Sangat Baik

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama Arsad Hidayat mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya mencerminkan ketaatan beribadah, tetapi juga kepedulian sosial kepada sesama.

“Pelaksanaan kurban tahun ini menunjukkan partisipasi umat Islam yang sangat baik. Lebih dari dua juta hewan kurban tersebar di berbagai masjid di Indonesia. Ini bukan hanya bentuk ketaatan dalam beribadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” ungkapnya.

Menurut Arsad, ibadah kurban memiliki dampak sosial yang besar karena membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap konsumsi protein hewani.

Ia menilai Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan pemerataan manfaat bagi masyarakat.

“Idul Adha ini sebetulnya identik dengan bulan berbagi. Kita berharap melalui momentum ini, semua orang bisa mencicipi gizi hewani, baik melalui jalur ibadah kurban maupun skema bantuan sosial seperti yang kita lakukan,” ujarnya menyampaikan pesan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Nilai Ekonomi Capai Rp18,28 Triliun

Selain dampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memberikan kontribusi ekonomi yang besar.

Berdasarkan estimasi harga kurban yang digunakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), nilai ekonomi dari lebih dari dua juta hewan kurban diperkirakan mencapai Rp18,28 triliun.

Nilai ekonomi sapi kurban diperkirakan mencapai sekitar Rp14,21 triliun, sedangkan kambing kurban mencapai sekitar Rp4,07 triliun.

Kementerian Agama menyebut angka tersebut menunjukkan ibadah kurban turut menggerakkan roda perekonomian mulai dari peternak, pedagang hewan, hingga distribusi daging kepada masyarakat penerima manfaat.

Dengan asumsi hasil karkas sekitar 50 persen untuk sapi dan 45 persen untuk kambing, lebih dari dua juta hewan kurban diperkirakan menghasilkan sekitar 96,27 ribu ton daging dan karkas yang didistribusikan kepada masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian Agama, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah hewan kurban terbanyak yakni 455.007 ekor, disusul Jawa Tengah sebanyak 405.065 ekor dan Jawa Barat sebanyak 374.482 ekor.

Penulis :
Ahmad Yusuf