HOME  ⁄  Nasional

Rusia Kaji Kebijakan Bebas Visa untuk Indonesia dan Sejumlah Negara Mitra

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rusia Kaji Kebijakan Bebas Visa untuk Indonesia dan Sejumlah Negara Mitra
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Layanan pembuatan paspor (ANTARA/HO-Dokumentasi Antara).)

Pantau - Rusia sedang mengkaji pemberlakuan kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dan mobilitas antarnegara.

Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Chernyshenko menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan RIA Novosti di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (St. Petersburg International Economic Forum/SPIEF).

"Kami sedang membahas dengan mitra-mitra kami terkait kemungkinan membebaskan visa sepenuhnya untuk Malaysia, Indonesia, Bahrain, dan Kuwait," katanya.

Selain Indonesia, Rusia juga mempertimbangkan kebijakan serupa untuk Malaysia, Bahrain, dan Kuwait melalui pembahasan dengan masing-masing negara.

Menurut Chernyshenko, pemerintah Rusia saat ini masih melakukan kajian dan pembicaraan dengan negara-negara terkait mengenai kemungkinan penerapan bebas visa secara penuh.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan hubungan ekonomi, pariwisata, dan kerja sama antarnegara.

Apabila terealisasi, kebijakan ini akan memberikan kemudahan perjalanan bagi warga negara Indonesia yang berkunjung ke Rusia tanpa harus mengurus visa terlebih dahulu.

Pembahasan tersebut masih berada dalam tahap koordinasi dan belum menghasilkan keputusan final dari pemerintah Rusia.

Selain membahas bebas visa penuh dengan Indonesia dan beberapa negara lain, Rusia juga tengah mempertimbangkan skema khusus bagi rombongan wisata terorganisasi dari India dan Vietnam.

Chernyshenko menjelaskan mekanisme yang dikaji akan mengadopsi model kerja sama antar-pemerintah yang telah diterapkan Rusia dengan China dan Iran.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara mitra strategis.

Hingga saat ini, pemerintah Rusia belum mengumumkan jadwal maupun tahapan lanjutan terkait kemungkinan penerapan kebijakan bebas visa tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan