HOME  ⁄  Nasional

Kemenhaj Imbau Jamaah Haji Patuhi Aturan Penerbangan demi Kelancaran Kepulangan ke Tanah Air

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenhaj Imbau Jamaah Haji Patuhi Aturan Penerbangan demi Kelancaran Kepulangan ke Tanah Air
Foto: (Sumber : Ilustrasi: Jamaah haji Indonesia tiba di Bandara Jeddah, Arab Saudi, dan bersiap untuk pulang ke Tanah Air. ANTARA/HO-MCH 2026.)

Pantau - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia mematuhi aturan penerbangan dan menjaga dokumen perjalanan guna memastikan proses kepulangan ke Tanah Air berjalan tertib, aman, nyaman, dan lancar.

Ribuan Jamaah Haji Sudah Kembali ke Indonesia

Juru Bicara Kemenhaj RI Ichsan Marsha mengatakan hingga saat ini sebanyak 59 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 23.129 jamaah haji dan 236 petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 56 kloter dengan 21.948 jamaah dan 224 petugas telah tiba di Indonesia.

Sementara itu, kepulangan jamaah haji khusus juga terus berlangsung dengan total 7.702 jamaah dan 368 petugas yang telah kembali ke Tanah Air.

“Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh proses kepulangan jamaah haji reguler maupun haji khusus terus dikawal secara intensif agar berjalan tertib, aman, nyaman, dan lancar,” ungkap Ichsan di Madinah, Sabtu.

Memasuki fase kepulangan, Kemenhaj meminta jamaah memperhatikan barang bawaan dan menjaga dokumen penting seperti paspor, kartu identitas, serta obat-obatan pribadi.

“Paspor merupakan dokumen perjalanan yang sangat penting. Jangan sampai hilang. Apabila terjadi kehilangan, segera laporkan kepada ketua kloter dan petugas haji agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujarnya.

Air Zamzam Dilarang Masuk Koper Jamaah

Kemenhaj mengingatkan setiap jamaah hanya diperbolehkan membawa tas paspor, satu koper kabin maksimal 7 kilogram, dan satu koper bagasi maksimal 32 kilogram.

Ichsan menegaskan jamaah tidak boleh menambahkan barang ke koper yang telah ditimbang dan diserahkan kepada petugas maskapai.

“Kami mengimbau jamaah untuk tidak menambahkan barang apapun ke dalam koper yang telah ditimbang dan diserahkan kepada petugas,” katanya.

Kemenhaj juga kembali mengingatkan bahwa air zamzam tidak diperbolehkan dibawa di dalam koper kabin maupun koper bagasi.

“Keberadaan air zamzam di dalam koper dapat menghambat proses pemeriksaan, menyebabkan pembongkaran koper, keterlambatan distribusi bagasi, bahkan mengganggu kelancaran kepulangan jamaah lainnya,” ungkap Ichsan.

Ia menambahkan setiap jamaah akan menerima satu galon air zamzam berisi lima liter saat tiba di debarkasi masing-masing di Indonesia sehingga tidak perlu membawanya secara mandiri.

Selain itu, Kemenhaj mengimbau jamaah mengikuti arahan petugas terkait perubahan operasional di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, termasuk kemungkinan perpindahan keberangkatan penerbangan Saudia Airlines ke Terminal 1.

“Kami mengimbau jamaah untuk mengikuti arahan petugas, memperhatikan informasi nomor gate keberangkatan dan tetap berada di area tunggu yang telah ditentukan karena pengaturan gate dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan operasional bandara,” ujar Ichsan.

Kemenhaj juga meminta jamaah yang masih berada di Tanah Suci menjaga kesehatan dengan cukup minum, makan teratur, beristirahat, serta menggunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan.

“Marilah kita terus menjaga kekompakan, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan hingga seluruh jamaah kembali ke Tanah Air dengan selamat,” kata Ichsan.

Penulis :
Aditya Yohan