
Pantau - Departemen Meteorologi Malaysia (MET) mengeluarkan peringatan potensi tsunami untuk wilayah pesisir Sabah setelah gempa bumi kuat yang mengguncang Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026).
MET Peringatkan Warga Pesisir Sabah
Direktur Jenderal MET Malaysia Mohd Hisham bin Mohd Anip mengatakan gelombang tsunami diperkirakan dapat mencapai sejumlah wilayah pesisir Sabah dalam beberapa jam setelah gempa terjadi.
"Gelombang tsunami diperkirakan akan mencapai wilayah pesisir di Sabah, Malaysia, khususnya di Tawau, Semporna, Kunak, dan Lahad Datu antara pukul 10.30 hingga 12.00 waktu setempat," ujarnya.
MET mengimbau masyarakat yang berada di kawasan pesisir tersebut untuk segera menjauhi pantai dan mengikuti instruksi yang dikeluarkan otoritas setempat.
Gempa Berpusat di Mindanao
MET mencatat pusat gempa berada di wilayah Mindanao, Filipina, pada koordinat 5,7 derajat Lintang Utara dan 125,1 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 50 kilometer.
Lokasi gempa berada sekitar 97 kilometer di selatan Kota Koronadal, Filipina.
Pusat gempa juga tercatat berjarak sekitar 747 kilometer di timur Semporna, Sabah.
Peristiwa gempa tersebut memicu kewaspadaan sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik karena berpotensi menimbulkan gelombang tsunami di wilayah pesisir yang berada di sekitar pusat gempa.
Otoritas Terus Pantau Perkembangan
Pihak berwenang Malaysia terus memantau perkembangan situasi dan dampak yang mungkin ditimbulkan akibat aktivitas seismik tersebut.
Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari MET serta instansi penanggulangan bencana setempat hingga peringatan dicabut.
- Penulis :
- Aditya Yohan





