HOME  ⁄  Nasional

Taubat Ekologis Dinilai Menjadi Kunci Memulihkan Alam dan Mencegah Krisis Lingkungan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Taubat Ekologis Dinilai Menjadi Kunci Memulihkan Alam dan Mencegah Krisis Lingkungan
Foto: (Sumber : Ilustrasi. Foto udara rumah dan perkebunan warga yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Sahraja, Pante Bidari, Aceh Timur, Aceh, Minggu (22/2/2026). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc..)

Pantau - Gagasan taubat ekologis dinilai perlu menjadi gerakan bersama untuk memulihkan alam yang terus mengalami tekanan akibat aktivitas manusia dan meningkatnya berbagai bencana lingkungan.

Taubat Ekologis Jadi Ajakan untuk Berbenah

Ajakan melakukan taubat ekologis sebelumnya disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat sebagai upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Konsep tersebut menekankan pentingnya refleksi atas berbagai aktivitas manusia yang dinilai telah mengganggu keseimbangan alam.

Dalam perkembangannya, alam yang sebelumnya dipandang sebagai bagian penting kehidupan kini kerap diperlakukan sebagai sumber daya yang dieksploitasi tanpa memperhatikan keberlanjutan.

Banjir, longsor, kekeringan, hingga pencemaran lingkungan disebut menjadi pengingat atas pentingnya menjaga hubungan yang seimbang antara manusia dan alam.

Dinilai Memiliki Dimensi Moral yang Kuat

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai istilah taubat ekologis memiliki pendekatan yang lebih kuat dibandingkan berbagai jargon lingkungan yang selama ini digunakan.

Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya berbicara mengenai kebijakan lingkungan, tetapi juga menyentuh aspek moral dan kesadaran individu.

"Taubat ekologis memiliki daya sentuh yang lebih kuat dibandingkan berbagai jargon lingkungan yang selama ini sering banyak terdengar," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa taubat berarti mengakui kesalahan, menyesalinya, menghentikan perbuatan yang keliru, dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya.

Ketika diterapkan dalam isu lingkungan, konsep tersebut mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa berbagai kerusakan alam terjadi akibat tindakan manusia yang mengabaikan keseimbangan ekosistem.

Perlu Menjadi Gerakan Bersama

Gagasan taubat ekologis dinilai tidak cukup hanya menjadi seruan bagi kelompok tertentu.

Kesadaran menjaga lingkungan disebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong pemulihan lingkungan secara berkelanjutan sekaligus mengurangi risiko bencana yang semakin sering terjadi akibat kerusakan ekosistem.

Penulis :
Ahmad Yusuf