HOME  ⁄  Nasional

Kemensos Pindahkan Kegiatan Belajar Sekolah Rakyat Pamekasan ke Sampang Sementara Waktu

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemensos Pindahkan Kegiatan Belajar Sekolah Rakyat Pamekasan ke Sampang Sementara Waktu
Foto: (Sumber : Dokumen Menteri Sosial Saofullah Yusuf saat berdialog dengan siswa SR dari Kabupaten Pamekasan dan Sumenep saat melakukan kunjungan kerja ke Pamekasan pada 10 Mei 2026. ANTARA/ Abd. Aziz.)

Pantau - Kementerian Sosial Republik Indonesia memindahkan kegiatan belajar mengajar siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan ke Kabupaten Sampang untuk tahun pelajaran 2026–2027 karena gedung permanen di Pamekasan masih dalam tahap pembangunan.

Pemindahan Bersifat Sementara

Koordinator Program Keluarga Harapan Wilayah Madura Hanafi menjelaskan pemindahan dilakukan karena Sampang telah memiliki gedung permanen Sekolah Rakyat yang siap digunakan.

“Pemindahan siswa SR ke Sampang ini, hanya sementara, dan nanti akan kembali lagi ke Pamekasan setelah proses pembangunan gedung di Pamekasan selesai,” ungkapnya.

Sebelumnya, kegiatan belajar mengajar SRMP 29 Pamekasan berlangsung di bekas gedung Akademi Keperawatan di Desa Buddagan, Pamekasan, dengan 50 peserta didik pada angkatan pertama.

Seluruh Siswa Dipindahkan ke Sampang

Pada tahun pelajaran 2026–2027, SRMP 29 Pamekasan hanya menerima 30 siswa baru atau satu rombongan belajar, sementara seluruh siswa dari angkatan pertama dan kedua akan mengikuti kegiatan belajar di Sampang.

“Jadi, yang dipindah ke Sampang nanti adalah semuanya, yakni siswa angkatan pertama dan kedua,” kata Hanafi.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan sebelumnya telah mengusulkan empat lokasi pembangunan Sekolah Rakyat kepada pemerintah pusat, yakni di Desa Campor, Desa Rangperang Daja, Desa Larangan Tokol, dan Desa Bicorong.

Sesuai rencana, penentuan lahan ditargetkan paling lambat Juli 2026 dan pembangunan dimulai pada 2027 sehingga siswa diharapkan dapat menempati gedung permanen setelah proses tersebut selesai.

Penulis :
Aditya Yohan