
Pantau - Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan menyatakan Indonesia telah melunasi kontribusi pembiayaan proyek prototipe jet tempur KF-21 Boramae dan satu unit pesawat prototipe siap diserahkan kepada Indonesia dalam waktu dekat.
Prototipe KF-21 Siap Diserahkan Setelah Pengembangan Rampung
Cecep menyampaikan pengembangan bersama proyek KF-21 telah selesai pada Juni setelah berlangsung lebih dari satu dekade.
Ia mengatakan, “Prototipe dari enam pesawat KF-21 itu sudah disepakati dan akan diserahkan ke Indonesia yang pesawat prototipe dari enam, satu itu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa direalisasikan.”
Menurutnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korea Selatan selanjutnya akan membahas kelanjutan proses KF-21, terutama terkait pemanfaatan hasil produksi.
Ia menambahkan, “Bagaimana ke depannya, tentunya kami menyerahkan kepada pengambil keputusan di Indonesia.”
Indonesia dan Korea Selatan sebelumnya menyepakati penyerahan satu prototipe KF-21 berkursi tunggal yang digunakan untuk uji verifikasi, termasuk pengisian bahan bakar di udara, dengan nilai keseluruhan sekitar 600 miliar won.
Kerja Sama Pertahanan dan Transfer Teknologi Terus Diperkuat
Cecep menilai Indonesia merupakan salah satu mitra penting bagi Korea Selatan di sektor industri pertahanan dan telah menjadi pelanggan pertama berbagai produk pertahanan Korea sejak 1979.
Ia juga menekankan pentingnya transfer pengetahuan dalam kerja sama tersebut.
Cecep mengungkapkan, “Korea memang belajar industri pertahanan dari Amerika. Dan kita belajar industri pertahanan yang sudah dipelajari Korea dari Amerika ke Korea. Dan banyak hal yang off the record teman-teman Korea menyampaikan ke kami bagaimana cara memperoleh teknologi dengan baik dan less sensitive.”
Secara terpisah, Ketua Asosiasi Persahabatan Anggota Parlemen Korea Selatan-Indonesia Kim Gi-Hyeon menyatakan kerja sama pertahanan dengan Korea Selatan dapat memberikan manfaat bagi Indonesia karena mencakup transfer teknologi dan pengembangan sumber daya manusia.
Ia mengatakan, “Saya percaya bahwa akan sangat bermanfaat bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan Korea. Korea Selatan tidak hanya menyediakan transfer teknologi, tetapi juga turut mengembangkan dan melatih sumber daya manusia untuk mengoperasikan serta mengelola sistem-sistem tersebut.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





