
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah memberikan contoh nyata dalam mendukung penggunaan produk buatan anak bangsa melalui penggunaan kendaraan taktis Maung, yang disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional HIPMI ke-18 tahun 2026.
Dukungan Pemerintah terhadap Produk Buatan Indonesia
Prabowo menilai upaya membangun industri otomotif nasional mulai menunjukkan hasil yang positif dengan semakin luasnya pemanfaatan kendaraan produksi dalam negeri.
Ia mengungkapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) kini telah menggunakan kendaraan taktis hasil produksi nasional.
Presiden juga menyampaikan bahwa dirinya menggunakan kendaraan buatan Indonesia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai kepala negara.
"Kita sudah mulai merintis, sekarang TNI sudah pakai jip buatan putra-putri Indonesia sendiri. Presidenmu, saya sekarang pakai mobil buatan rakyat Indonesia sendiri," ungkapnya.
Menurut Prabowo, penggunaan produk dalam negeri oleh pejabat negara merupakan bentuk dukungan terhadap perkembangan industri nasional sekaligus upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan industri anak bangsa.
Akui Industri Masih Berkembang
Prabowo mengakui bahwa industri otomotif nasional masih berada pada tahap awal pengembangan sehingga membutuhkan waktu untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saingnya.
"Namanya suatu yang baru, ya mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes ya kan. Kalau Pak Ara (Maruarar Sirait) pakai Mercedes mungkin ya, aku udah nggak bisa lagi. Saya pakai Maung," ujarnya.
Dalam pernyataan tersebut, Presiden menyebut nama Maruarar Sirait sebagai ilustrasi ketika membandingkan penggunaan kendaraan.
Prabowo menegaskan bahwa keputusannya menggunakan kendaraan nasional bukan semata-mata didasarkan pada pertimbangan teknis, melainkan sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kemandirian industri Indonesia.
"Suka tidak suka karena saya presiden, saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia," tegasnya.
- Penulis :
- Shila Glorya





