
Pantau - Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kota St Petersburg, Rusia, menjajaki kerja sama dalam pengembangan industri kapal cepat hydrofoil, layanan kesehatan, dan teknologi digital untuk memperkuat konektivitas serta meningkatkan pelayanan publik.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pembahasan bersama delegasi St Petersburg berlangsung produktif dan membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis.
Pengembangan Industri Kapal Cepat dan Pendidikan
Khofifah mengungkapkan, “Diskusi menurut saya sangat produktif. Ada kerja sama yang sudah dilakukan bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), baik terkait pendidikan maupun persiapan membangun industri perkapalan, terutama kapal cepat.”
Menurut Khofifah, kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah mencakup bidang pendidikan serta persiapan pembangunan industri perkapalan, khususnya kapal cepat.
Ia menjelaskan bahwa studi pendahuluan mengenai pengembangan kapal cepat hydrofoil telah dilakukan dan hasilnya dinilai menjanjikan untuk direalisasikan di Indonesia.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia dinilai memiliki kebutuhan strategis terhadap pengembangan kapal cepat hydrofoil untuk meningkatkan konektivitas antardaerah dan mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien.
Kolaborasi Kesehatan dan Teknologi Digital
Selain sektor perkapalan, Khofifah menawarkan kerja sama di bidang kesehatan melalui pengembangan cancer center serta penguatan teknologi digital.
Khofifah mengatakan, “Jawa Timur ingin melakukan kerja sama secara lebih khusus untuk menyiapkan cancer center dan bidang-bidang lain, termasuk digital technology, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.”
Ketua Dewan Legislatif St Petersburg Alexander N. Belsky menyatakan pihaknya berupaya mewujudkan kemitraan strategis antara Rusia dan Indonesia yang telah disepakati oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Alexander menilai potensi kerja sama antara St Petersburg dan Jawa Timur sangat besar, terutama di bidang kesehatan, pendidikan tinggi, dan pengembangan pelabuhan karena kedua wilayah sama-sama memiliki pelabuhan utama yang strategis.
Ia mengungkapkan, “Kami ingin menciptakan suasana yang baik dan produktif bagi perusahaan-perusahaan Rusia dan Indonesia agar dapat bekerja sama dan mewujudkan tujuan kemitraan strategis tersebut.”
- Penulis :
- Arian Mesa





