
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengoperasikan tiga perjalanan kereta api tambahan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang jatuh pada 16 Juni 2026.
KAI Tambah Tiga Perjalanan Kereta
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa penambahan perjalanan dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat yang diperkirakan meningkat selama periode libur panjang keagamaan.
Ia mengungkapkan, “Momentum libur Tahun Baru Islam diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan wisata, silaturahmi, maupun bisnis. Penambahan perjalanan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan kapasitas lebih agar pelanggan dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.”
Tiga kereta tambahan yang dioperasikan meliputi KA Batavia Tambahan dengan relasi Solo Balapan–Gambir pulang pergi (PP).
Kereta tambahan lainnya adalah KA Sancaka Fakultatif dengan relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng pulang pergi (PP).
Selain itu, KAI juga mengoperasikan KA Tambahan dengan relasi Yogyakarta–Gambir pulang pergi (PP).
Imbauan Pemesanan Tiket dan Persiapan Perjalanan
KAI Daop 6 mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan segera memesan tiket melalui kanal resmi penjualan tiket KAI agar memperoleh jadwal keberangkatan yang diinginkan.
Pelanggan juga diingatkan untuk datang lebih awal ke stasiun sebelum jadwal keberangkatan.
KAI meminta penumpang memastikan kembali data perjalanan agar tidak terjadi ketidaksesuaian saat proses verifikasi.
Feni Novida Saragih mengatakan, “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan ramah lingkungan. KAI Daop 6 terus berkomitmen menghadirkan layanan yang selamat, aman, dan nyaman melalui kesiapan sarana maupun prasarana.”
Untuk memperoleh informasi mengenai ketersediaan tiket maupun jadwal perjalanan, masyarakat dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui contact center, WhatsApp, surat elektronik, maupun media sosial resmi perusahaan.
- Penulis :
- Arian Mesa





