
Pantau - Indonesia Tourism Information Centre (TIC) bersama Yayasan Kota Tua Jakarta menggelar kegiatan Berkain di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Minggu, 14 Juni 2026, sebagai upaya melestarikan budaya tradisional, memperingati HUT ke-499 DKI Jakarta, serta mengajak masyarakat mengenakan kain Nusantara melalui agenda yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
Tujuan Pelestarian Budaya dan Perayaan HUT Jakarta
Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menampilkan budaya Indonesia sekaligus menghimpun komunitas berkain dan berkebaya.
Ia mengungkapkan, “Tujuan kegiatan adalah ingin menampilkan budaya Indonesia, memperingati HUT ke-499 DKI Jakarta dan mengumpulkan komunitas berkain atau berkebaya.”
Denny juga mengatakan, “Kami konsisten melaksanakan kegiatan Berkain setiap tahunnya dan ini yang kelima.”
Kegiatan Berkain merupakan agenda tahunan yang diinisiasi oleh Indonesia TIC dengan tujuan merayakan ulang tahun Kota Jakarta serta melestarikan dan mengembangkan penggunaan kain Nusantara.
Setiap peserta diharapkan mengenakan kain Nusantara selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Karnaval, Museum, hingga Permainan Tradisional Meramaikan Acara
Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dapat mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan penyelenggara, mulai dari memasuki museum, forum diskusi, karnaval, lokakarya, permainan anak-anak, hingga permainan angklung.
Penyelenggara berharap sebanyak mungkin masyarakat datang ke kawasan Kota Tua dan tidak hanya hadir sebagai pengunjung, tetapi juga berperan aktif serta berkolaborasi dalam kegiatan.
Harapan tersebut juga ditujukan agar Berkain menjadi hari yang menyenangkan bagi warga Jakarta dan sekitarnya, termasuk pengunjung dari luar kota maupun wisatawan mancanegara yang datang ke ibu kota.
Menurut Denny, kegiatan Berkain telah menjadi bagian dari langkah menuju visi Jakarta sebagai Kota Global.
Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, kawasan Kota Tua mencatat rata-rata kunjungan sekitar 7.000 hingga 11.000 orang per hari pada hari kerja dan dapat melebihi 50.000 orang per hari saat hari libur.
- Penulis :
- Gerry Eka





