
PANTAU - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, setelah evaluasi menemukan sarana dan prasarana yang belum memenuhi standar serta adanya indikasi monopoli supplier dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Evaluasi Temukan Kekurangan Sarpras dan Jumlah Supplier
Koordinator Wilayah BGN Tulungagung, Sabrina Mahardika, menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan untuk meningkatkan standar keamanan pangan dan kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis.
Ia mengatakan, “Melalui hasil evaluasi yang kami lakukan menunjukkan ada beberapa SPPG yang hanya memiliki tiga sampai lima suplier. Tentunya ini di bawah ketentuan batas minimal sebanyak 15 suplier.”
Menurut BGN, penyebab penghentian sementara operasional meliputi sarana dan prasarana yang belum memenuhi standar, kejadian luar biasa seperti dugaan keracunan makanan bergizi gratis, serta adanya dugaan monopoli supplier.
BGN telah menetapkan bahwa setiap SPPG wajib memiliki sedikitnya 15 supplier guna mencegah praktik yang menguntungkan pihak tertentu dan menjaga keberagaman rantai pasok.
Hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah SPPG yang hanya bekerja sama dengan tiga hingga lima supplier.
Layanan MBG Tetap Berjalan Melalui Pengalihan ke SPPG Lain
Masa penghentian sementara operasional tidak memiliki batas waktu yang pasti dan akan dicabut setelah SPPG melakukan perbaikan serta memenuhi seluruh standar yang ditetapkan BGN.
Semakin cepat perbaikan dilakukan, semakin cepat pula status penghentian sementara dapat dicabut.
Proses monitoring dan evaluasi juga terus dilaksanakan secara rutin sehingga jumlah dapur SPPG yang dikenai penghentian sementara dapat berubah sewaktu-waktu.
Sabrina menegaskan, “Apabila ditemukan kekurangan sarpras, manajemen hingga kualitas menu akan dilaporkan BGN pusat. Untuk penerima manfaat dari SPPG yang di-suspend tidak perlu khawatir karana akan dialihkan ke SPPG lain.”
Dengan mekanisme tersebut, penerima manfaat dari SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya tetap dapat memperoleh layanan Program Makan Bergizi Gratis melalui dapur SPPG lainnya.
- Penulis :
- Gerry Eka





