HOME  ⁄  Nasional

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026 dengan Empat Program Studi Khusus Agraria

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026 dengan Empat Program Studi Khusus Agraria
Foto: (Politeknik Agraria STPN menawarkan program studi yang secara khusus berfokus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang)

PANTAU - Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) membuka Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 dengan menawarkan empat program studi yang berfokus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang serta pendaftaran yang berlangsung hingga 18 Juni 2026.

Pendaftaran Dibuka untuk Lulusan SMA dan Sederajat

Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Agraria STPN Sri Yanti Achmad mengatakan kampus di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut memiliki program studi yang tidak banyak dimiliki perguruan tinggi lain.

“Program studi di Politeknik Agraria STPN tidak banyak dimiliki perguruan tinggi lain. Pembelajarannya bersifat multidisiplin untuk membahas berbagai persoalan keagrariaan sehingga lulusannya dapat langsung mendukung tugas-tugas di bidang agraria, pertanahan, tata ruang, dan pengelolaan aset. Saat ini kami sedang membuka pendaftaran taruna dan taruni baru,” ungkap Sri Yanti Achmad.

Lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat yang memenuhi persyaratan kesehatan dan administrasi dapat mendaftar secara daring melalui laman sptb.stpn.ac.id.

Selain jalur umum, Politeknik Agraria STPN juga membuka Jalur Kerja Sama Pemerintah Daerah sesuai perjanjian dengan pemerintah daerah terkait.

Empat Program Studi dan Persyaratan Khusus

Politeknik Agraria STPN yang berlokasi di Kabupaten Sleman menyediakan empat program studi, yakni Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Sarjana Terapan Survei, Pemetaan, dan Informasi Pertanahan.

Untuk Program Studi Sarjana Terapan Survei, Pemetaan, dan Informasi Pertanahan, pendaftar harus berasal dari jurusan yang relevan seperti IPA, Survei dan Pemetaan, Geomatika, Komputer, Bangunan, Pertambangan, Geologi, atau bidang lain yang linier.

Program tersebut juga menerima lulusan Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral dengan persyaratan memiliki IPK minimal 3,00 pada skala 4,00 dan berusia paling tinggi 23 tahun per 31 Agustus 2026.

Selain mengikuti pendidikan akademik dan praktik lapangan, taruna dan taruni dapat mengembangkan kemampuan organisasi melalui Dewan Perwakilan Taruna, Badan Senat Taruna, Korps Taruna Bela Negara, dan Urusan Dinas Dalam.

Sri Yanti Achmad mengajak lulusan SMA atau sederajat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Kami mengundang lulusan SMA atau sederajat untuk bergabung dan mempersiapkan masa depan karier bersama Politeknik Agraria STPN. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat dilihat melalui situs resmi Politeknik Agraria STPN,” ujarnya.

Penulis :
Gerry Eka