HOME  ⁄  Nasional

Bamsoet Nilai Program MBG Harus Dijalankan Bijaksana demi Menjaga Martabat Anak Sekolah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bamsoet Nilai Program MBG Harus Dijalankan Bijaksana demi Menjaga Martabat Anak Sekolah
Foto: (Sumber :Bambang Soesatyo | Anggota DPR RI/Ketua MPR RI ke-15/Ketua DPR RI ke-20/Ketua Komisi III DPR RI ke-7/Dosen Pascasarjana (S3) Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Universitas Jayabaya, dan Universitas Pertahanan (Unhan).)

Pantau - Anggota DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) layak dilanjutkan sebagai upaya menghormati martabat anak usia sekolah, namun pelaksanaannya harus dilakukan secara bijaksana dengan pengelolaan yang akuntabel dan berorientasi pada kualitas layanan.

Bamsoet Soroti Tata Kelola dan Standar Pelaksanaan MBG

Bamsoet menyebut tujuan utama MBG adalah menyediakan makanan bergizi bagi peserta didik sehingga pelaksanaannya harus berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan penerima manfaat.

Ia menilai berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program perlu menjadi bahan evaluasi agar tidak mengurangi tujuan utama penyediaan gizi bagi siswa.

“Semua orang tua selalu memberi apresiasi jika anak-anak mereka disuguhi makanan bergizi. Maka, sepakat bahwa program MBG layak dilanjutkan dengan penuh kebijaksanaan,” tulis Bamsoet.

Menurutnya, Badan Gizi Nasional (BGN) perlu menerapkan standar dan kualifikasi yang ketat terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar kualitas makanan dan pengelolaan anggaran tetap terjaga.

Dorong Pengelolaan Transparan dan Berorientasi Kepentingan Publik

Dalam catatan politiknya, Bamsoet juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran negara secara hati-hati serta menghindari praktik yang berpotensi menyimpang dari tujuan program.

Ia menilai langkah korektif terhadap pengelolaan BGN perlu dimaknai sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah agar berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

“BGN hendaknya belajar dari kesalahan: bijaksana memanfaatkan anggaran belanja dan tegas dalam standar serta kualifikasi SPPG selaku mitra. Sebab, kerja BGN itu bersinggungan dengan martabat jutaan anak usia sekolah,” ungkapnya.

Bamsoet juga mengingatkan bahwa penyediaan makanan bergizi bagi siswa merupakan pekerjaan yang membutuhkan kehati-hatian sehingga seluruh pihak harus mengedepankan asas kepatutan dan tanggung jawab dalam pelaksanaannya.

Penulis :
Aditya Yohan