HOME  ⁄  Nasional

SMAN 1 Bontang Menangi LCC Empat Pilar Kalimantan Timur dan Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

SMAN 1 Bontang Menangi LCC Empat Pilar Kalimantan Timur dan Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
Foto: (Sumber :Tim SMAN 1 Bontang merayakan keberhasilan menjadi Juara I LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 dan memastikan tiket menuju final nasional di Jakarta.)

Pantau - SMAN 1 Bontang berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026 di Balikpapan dan memastikan diri mewakili provinsi tersebut pada final nasional di Jakarta.

Persiapan Singkat Berbuah Kemenangan

Kompetisi yang diikuti sembilan sekolah itu berlangsung ketat hingga babak final yang mempertemukan SMAN 1 Bontang, MAN Insan Cendekia Paser, dan SMAN 1 Sangatta Utara.

SMAN 1 Bontang keluar sebagai juara dengan raihan 95 poin, unggul tipis atas MAN Insan Cendekia Paser yang memperoleh 90 poin, sementara SMAN 1 Sangatta Utara menempati posisi ketiga dengan 60 poin.

Perwakilan tim SMAN 1 Bontang, Khairunnisa, mengungkapkan keberhasilan tersebut diraih berkat kekompakan dan kerja sama seluruh anggota meski waktu persiapan sangat terbatas.

“Kita mengutamakan konsistensi dan saling memberikan bantuan satu sama lain. Jadi kalau misalnya teman mengalami kesulitan dalam memahami materi sebelum persiapan lomba ini, kita saling membantu,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan perjuangan tim menjelang perlombaan berlangsung sangat berat.

“Tadi malam adalah perjuangan yang sesungguhnya, karena ada yang cuman tidur 1 jam, ada yang cuman tidur 2 jam,” ujarnya.

Sistem VAR Diterapkan untuk Tingkatkan Transparansi

Guru pendamping SMAN 1 Bontang, Miftahul Fadli Sudirman, menyatakan timnya banyak belajar dari referensi perlombaan sebelumnya untuk menyesuaikan diri dengan format kompetisi yang telah berkembang.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan LCC Empat Pilar yang dinilai semakin transparan dan akuntabel.

“Kami sangat mengapresiasi pihak MPR RI atas pelaksanaan lomba yang dinilai semakin baik dan transparan. MPR mau mendengar keluhan masyarakat dan langsung melakukan evaluasi. Hal itu terlihat sejak babak penyisihan di mana panitia sudah menyiapkan sistem perekaman yang baik,” katanya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Sekretariat Jenderal MPR RI memperkenalkan sistem Video Assistant Referee (VAR) sebagai instrumen pendukung penilaian untuk meninjau ulang rekaman apabila terjadi sengketa atau keberatan terhadap hasil perlombaan.

Penulis :
Aditya Yohan