HOME  ⁄  Nasional

BPBD Sulawesi Tengah Melaporkan Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,7 di Wilayah Palu dan Sekitarnya

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPBD Sulawesi Tengah Melaporkan Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,7 di Wilayah Palu dan Sekitarnya
Foto: (Sumber :Rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) pagi. ANTARA/HO-BPBD Sulteng/aa..)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan sejumlah bangunan dan infrastruktur di beberapa daerah mengalami kerusakan akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa pagi.

Kerusakan Terjadi di Sejumlah Wilayah Terdampak

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan hasil pemantauan sementara menunjukkan adanya kerusakan bangunan dan infrastruktur di sejumlah lokasi terdampak gempa.

Ia mengungkapkan, “Hasil pemantauan sementara menunjukkan terdapat kerusakan bangunan dan infrastruktur di sejumlah daerah terdampak. Tim reaksi cepat sedang melakukan pendataan di lapangan.”

Berdasarkan laporan BPBD, di Kota Palu terjadi keretakan pada Jembatan III Palu dan beberapa bangunan dilaporkan roboh akibat guncangan.

Di Kabupaten Sigi, sejumlah bangunan mengalami kerusakan, terjadi longsor di kawasan Gunung Kamarora, serta saluran air dilaporkan terputus.

Sementara itu, beberapa bangunan di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso juga mengalami kerusakan, sedangkan akses jalan di wilayah Napu, Kabupaten Poso, dilaporkan rusak dan masih dalam proses pendataan.

Gempa Susulan Terus Terjadi dan Pendataan Masih Berlangsung

BPBD Sulawesi Tengah mencatat hingga pukul 13.38 WITA telah terjadi gempa susulan dengan magnitudo bervariasi yang terdiri atas satu gempa bermagnitudo 5, sepuluh gempa bermagnitudo 4, tiga puluh satu gempa bermagnitudo 3, dan empat gempa bermagnitudo 2.

Asbudianto mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD kabupaten dan kota terdampak terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Ia menambahkan data korban jiwa maupun jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan dan mengimbau masyarakat tetap waspada.

Ia menyampaikan, “Tim reaksi cepat sedang melakukan pendataan di lapangan.”

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa magnitudo 6,7 terjadi pada Selasa pukul 10.27 WIB dengan episentrum di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu.

BMKG menyatakan gempa berkedalaman 10 kilometer tersebut tergolong gempa dangkal dan berdasarkan hasil pemodelan tidak berpotensi memicu tsunami.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti