HOME  ⁄  Nasional

Gempa Susulan Berulang di Sulawesi Tengah, RSUD Undata Evakuasi Puluhan Pasien ke Tenda Darurat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gempa Susulan Berulang di Sulawesi Tengah, RSUD Undata Evakuasi Puluhan Pasien ke Tenda Darurat
Foto: (Sumber :Puluhan pasien menunggu dipindahkan untuk menjalani perawatan sementara ke dalam tenda darurat di pelataran RSUD Undata, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). ANTARA/Muhammad Izfaldi.)

Pantau - RSUD Undata Palu mengevakuasi sementara 44 pasien ke area terbuka dan tenda darurat setelah gempa susulan terus terjadi pascagempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa.

Langkah evakuasi dilakukan untuk menjamin keselamatan pasien, keluarga pasien, dan tenaga medis di tengah aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung hingga malam hari.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata dr. Franklin Sinanu mengatakan pasien sempat dikembalikan ke ruang perawatan setelah pemeriksaan awal terhadap kondisi bangunan rumah sakit.

"Siang tadi kami sempat mulai memindahkan pasien kembali masuk ke ruang, tetapi sore ini sudah dua kali gempa susulan jadi kami melakukan tindakan antisipasi. Kebetulan tenda-tenda juga sudah jadi sehingga memudahkan pasien yang menurut kami di ruangan agak sulit bila nanti terjadi gempa," ungkap Franklin.

Pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan sekitar dua jam setelah gempa utama yang terjadi pada pukul 11.27 WITA.

Pemeriksaan dilakukan bersama tim pemeliharaan sarana dan prasarana untuk memastikan keamanan gedung sebelum digunakan kembali.

Hasil pemeriksaan menunjukkan gedung utama RSUD Undata yang terdiri dari empat lantai masih dinyatakan layak digunakan untuk pelayanan kesehatan.

Kerusakan yang ditemukan hanya bersifat ringan dan terjadi pada dua ruangan di dalam rumah sakit.

Manajemen rumah sakit memutuskan kembali mengevakuasi pasien karena gempa susulan masih terus terjadi hingga sore dan malam hari.

Menurut Franklin, pasien yang dirawat di lantai tiga dan empat berisiko mengalami kesulitan evakuasi apabila terjadi gempa dengan kekuatan lebih besar.

"Contohnya gedung di belakang kita ini ada gedung empat lantai. Pasien di lantai empat dan lantai tiga akan kesulitan bila terjadi gempa yang kuat atau lebih kuat lagi. Jadi kami mengambil antisipasi, kita rawat dulu di tenda kemudian di lobi belakang yang kita lihat ini dan ini hanya sementara sampai dinyatakan aman," katanya.

Meski puluhan pasien dipindahkan ke area luar gedung, pelayanan kesehatan di RSUD Undata tetap berjalan normal dengan pengawasan tenaga medis secara ketat.

Seluruh pasien yang dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi aman hingga Selasa malam.

Penulis :
Aditya Yohan