
Pantau - Tur Jiangsu “Travelogue of China 2026” resmi berakhir setelah berlangsung selama tujuh hari di Provinsi Jiangsu, Tiongkok Timur, dengan menampilkan berbagai capaian inovasi, pembangunan berkelanjutan, keterbukaan ekonomi, dan pembangunan yang berorientasi pada masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan bersama Asosiasi Diplomasi Publik Tiongkok (China Public Diplomacy Association) dan Global Times Online tersebut diikuti 19 jurnalis dari 18 negara.
Menurut jurnalis Global Times Online Jian Liu, para peserta mengunjungi sejumlah kota seperti Suzhou, Wuxi, dan Yangzhou untuk melihat langsung perkembangan inovasi teknologi, modernisasi pertanian, serta kerja sama internasional di Tiongkok.
“Para peserta mengunjungi Suzhou, Wuxi, dan Yangzhou untuk mengeksplorasi inovasi, pembangunan berkelanjutan, serta kerja sama internasional Tiongkok,” ungkap Jian Liu.
Robotika dan Teknologi Jadi Sorotan
Delegasi jurnalis mengunjungi Star Plus Legend Holdings yang memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kekayaan intelektual digital, dan teknologi imersif untuk menciptakan pengalaman budaya modern.
Di Wuxi EYOU Intelligent Control Technology Co., Ltd, para peserta menyaksikan robot humanoid melakukan gerakan tai chi, menari, hingga berinteraksi dengan pengunjung menggunakan teknologi sendi robotik yang dikembangkan secara mandiri.
Rombongan juga mengunjungi Yadea, produsen kendaraan listrik roda dua dan roda tiga yang telah memasarkan produknya ke lebih dari 100 negara dan wilayah di dunia.
Para jurnalis mendapat kesempatan mencoba kendaraan listrik sekaligus mempelajari strategi ekspansi global perusahaan tersebut.
Modernisasi Pertanian dan Transformasi Lingkungan
Selain sektor industri, tur ini menampilkan kemajuan modernisasi pertanian melalui kunjungan ke Taman Industri Pertanian Modern Nasional Xishan di Wuxi.
Di lokasi tersebut, para peserta melihat pemanfaatan drone penyebar benih, mesin pertanian cerdas, dan sistem manajemen digital untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Delegasi juga mengunjungi FAMSUN di Yangzhou yang menyediakan peralatan pemrosesan makanan dan pertanian untuk berbagai proyek modernisasi di Asia, Afrika, dan Eropa.
Di Jiangyin, para jurnalis menyaksikan transformasi kawasan permukiman melalui penerapan layanan pintar, sistem pemilahan sampah cerdas, fasilitas umum otomatis, serta ruang baca komunitas yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kawasan bekas industri di sepanjang Sungai Yangtze juga telah direvitalisasi menjadi ruang publik hijau sebagai bagian dari program restorasi ekologis.
Tur ditutup dengan kunjungan ke pertandingan Liga Sepak Bola Kota Jiangsu atau “Su Chao” yang menampilkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga dan kehidupan komunitas lokal.
Tur tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan Tiongkok modern, mulai dari robotika, pertanian pintar, hingga pembangunan lingkungan dan komunitas yang berkelanjutan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





