
Pantau - Sebanyak 2.531 wisatawan mancanegara dan nusantara mengunjungi Kepulauan Seribu selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah pada periode 15 hingga 16 Juni 2026.
Kunjungan wisatawan tersebut menunjukkan Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu libur karena lokasinya yang dekat dengan Jakarta dan mudah dijangkau.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu Fahmi Ardi Ramlan mengatakan momentum libur Tahun Baru Islam dimanfaatkan banyak wisatawan untuk berwisata ke wilayah kepulauan tersebut.
“Libur Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat bagi wisatawan untuk berwisata ke Kepulauan Seribu yang mudah dijangkau,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/6).
Wisatawan Datang dari Berbagai Dermaga
Para wisatawan menuju Kepulauan Seribu melalui sejumlah pintu masuk utama, yakni Dermaga Baywalk, Dermaga Tanjung Pasir, Dermaga Muara Angke, dan Dermaga Sunda Kelapa.
“Mereka menggunakan sejumlah angkutan yang sudah disiapkan di sejumlah dermaga tersebut menuju pulau-pulau destinasi wisata,” kata Fahmi.
Berdasarkan data Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, jumlah kunjungan terdiri atas 25 wisatawan mancanegara dan 2.506 wisatawan nusantara.
Wisatawan tersebut tersebar mengunjungi berbagai pulau berpenduduk maupun pulau resort yang menjadi destinasi unggulan di wilayah Kepulauan Seribu.
Kepulauan Seribu Tetap Jadi Destinasi Favorit
Fahmi menilai kedekatan jarak dengan Jakarta menjadi salah satu faktor utama yang membuat Kepulauan Seribu tetap diminati wisatawan saat musim liburan.
Selain menawarkan panorama pantai, kawasan ini juga dikenal memiliki keindahan bawah laut, kekayaan flora dan fauna, serta beragam pilihan kuliner yang menarik.
Menurutnya, setiap pulau memiliki karakteristik dan daya tarik tersendiri yang menjadi alasan wisatawan terus datang berkunjung.
“Selain dari sisi keindahan, akses menuju ke wilayah Kepulauan Seribu juga sudah mudah dijangkau,” ujar Fahmi.
Peningkatan kunjungan wisatawan saat libur Tahun Baru Islam diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





