
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi kategori sedang hingga mencapai 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 19-22 Juni 2026.
Peringatan tersebut disampaikan berdasarkan hasil analisis kondisi sinoptik yang menunjukkan pola angin di wilayah perairan Sultra umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan antara 2 hingga 20 knot.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Rian Saraswati mengungkapkan, “Meskipun secara umum kecepatan angin berada di batas normal, namun embusan angin tertinggi diprakirakan dapat mencapai hingga 25 knot atau setara dengan 6 Skala Beaufort di wilayah Perairan Wakatobi dan Laut Banda timur Wakatobi. Hal ini memicu peningkatan tinggi gelombang.”
Sebaran Wilayah Terdampak Gelombang Tinggi
BMKG memprakirakan gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Laut Banda timur Wakatobi pada periode 19 Juni pukul 08.00 WITA hingga 20 Juni pukul 08.00 WITA.
Pada periode 20 Juni pukul 08.00 WITA hingga 21 Juni pukul 08.00 WITA, wilayah terdampak diperkirakan meluas ke Perairan Buton, Laut Flores bagian selatan Buton, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda timur Sultra.
Sementara itu, pada periode 21 Juni pukul 08.00 WITA hingga 22 Juni pukul 08.00 WITA, potensi gelombang sedang diproyeksikan terjadi di Perairan Wawonii, Selat Cempedak, Perairan Buton, Laut Flores bagian selatan Buton, Perairan Baubau, Teluk Bone bagian barat Kabaena, Perairan Wakatobi, serta Laut Banda timur Sultra.
BMKG Imbau Nelayan dan Pelaku Pelayaran Waspada
BMKG mengimbau pengguna jasa transportasi laut, nelayan tradisional, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode potensi gelombang tinggi tersebut.
Rian Saraswati mengatakan, “Kami juga menyarankan masyarakat yang ingin mengakses informasi lebih lengkap mengenai prakiraan cuaca pelabuhan dan wilayah perairan secara berkala dapat mengunjungi tautan resmi link.bmkg.go.id/stamarkendari atau melalui laman nasional maritim.bmkg.go.id.”
Peringatan dini ini diterbitkan sebagai langkah antisipasi guna menjaga keselamatan pelayaran dan aktivitas masyarakat di wilayah perairan Sulawesi Tenggara selama beberapa hari ke depan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








