billboard mobile
HOME  ⁄  Nasional

DPR Minta Polri hingga PPATK Maksimalkan Piala Dunia 2026 untuk Berantas Judi Bola

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

DPR Minta Polri hingga PPATK Maksimalkan Piala Dunia 2026 untuk Berantas Judi Bola
Foto: (Sumber :Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/3/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/am..)

Pantau - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Kementerian Komunikasi dan Digital memaksimalkan momentum Piala Dunia 2026 untuk memberantas praktik judi bola yang berpotensi meningkat selama turnamen berlangsung.

Sahroni menilai pemerintah tidak boleh menganggap perjudian bola sebagai persoalan musiman yang hanya muncul setiap empat tahun sekali karena aktivitas tersebut justru mengalami lonjakan saat ajang sepak bola internasional digelar.

"Uang masyarakat Indonesia mengalir dalam jumlah besar ke jaringan-jaringan judi yang sebagian besar beroperasi dari luar negeri. Ini harus dicegah semaksimal mungkin," kata Sahroni di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pemberantasan judi daring harus dipandang sebagai bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat dari kerugian ekonomi maupun dampak sosial yang ditimbulkan.

Minta Penegakan Hukum Dilakukan Secara Agresif

Sahroni menegaskan seluruh instrumen penegakan hukum dan pengawasan harus bergerak agresif sejak dini untuk mencegah maraknya praktik judi bola selama Piala Dunia 2026.

Ia mengatakan langkah pemberantasan tidak hanya berfokus pada penindakan hukum, tetapi juga melindungi masyarakat dari potensi menjadi korban perjudian daring.

"Jangan beri ruang sedikit pun bagi bandar dan jaringan judol memanfaatkan euforia Piala Dunia untuk menjaring korban baru. Negara harus hadir melindungi masyarakat dari jebakan-jebakan seperti ini," ungkapnya.

Sahroni juga meminta pemerintah menutup sebanyak mungkin server judi online, mengungkap operator, menangkap pelaku, serta memutus aliran dana yang digunakan dalam aktivitas perjudian tersebut.

PPATK Waspadai Lonjakan Transaksi Judi Bola

Sebelumnya, PPATK mengingatkan adanya potensi peningkatan aktivitas judi daring selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan berdasarkan hasil pemantauan lembaganya, transaksi deposit judi online cenderung meningkat pada akhir pekan dan melonjak signifikan ketika kompetisi sepak bola besar berlangsung.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah meningkatnya transaksi judi bola yang secara historis selalu mengalami kenaikan saat turnamen sepak bola internasional digelar.

PPATK bersama aparat penegak hukum terus memantau pergerakan transaksi keuangan yang diduga terkait aktivitas perjudian daring guna mencegah meluasnya praktik tersebut selama ajang Piala Dunia 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Kemenkeu 2026