
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menerima surat ungkapan terima kasih dari seorang murid di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Surat tulisan tangan tersebut dibuat oleh Nasya Losefa Zega dengan judul “Surat Cinta untuk Pak Presiden” dan berisi rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah terpencil.
Surat Akan Disampaikan Langsung kepada Presiden
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengapresiasi isi surat yang ditulis oleh Nasya dan berjanji akan menyampaikannya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Bagus sekali. Nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Mu’ti.
Menurutnya, surat tersebut mencerminkan rasa syukur yang tulus dari para murid atas berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah 3T.
Mu’ti menilai apresiasi dari siswa menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan di daerah terpencil mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Murid Rasakan Manfaat Renovasi Sekolah dan Teknologi Digital
Dalam surat dan pertemuan tersebut, Nasya menceritakan perubahan yang terjadi di sekolahnya setelah adanya renovasi fasilitas pendidikan dan kehadiran Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID).
“Terima kasih, Bapak Presiden. Sekolah kami sekarang sudah direnovasi dan kami belajar menggunakan Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali bisa belajar bersama teman-teman,” ungkap Nasya.
Ia mengatakan fasilitas baru tersebut membuat kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan dan memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa.
Bagi Nasya dan teman-temannya, kehadiran sarana pendidikan yang lebih baik tidak hanya menambah fasilitas sekolah tetapi juga menghadirkan semangat baru untuk belajar.
Nasya mengaku kini merasa tidak tertinggal dari anak-anak yang bersekolah di daerah lain.
Ia juga berjanji akan terus rajin belajar, menghormati guru, serta menyayangi teman-temannya demi mewujudkan cita-citanya menjadi seorang guru.
- Penulis :
- Aditya Yohan





