
Pantau - Direktur Utama TVRI Fiki Satari menegaskan hak media dan hak penyiaran resmi FIFA yang dimiliki TVRI berlaku hingga tahun 2027 serta mencakup sejumlah kompetisi internasional berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada Desember 2025.
Pernyataan tersebut disampaikan Fiki melalui rilis yang diterima di Jakarta pada Sabtu.
Fiki menjelaskan hak yang diperoleh TVRI tidak hanya mencakup satu turnamen, melainkan beberapa ajang FIFA yang akan berlangsung hingga 2027.
Ia mengungkapkan, "Hak ini mencakup Piala Dunia 2026, Piala Dunia U-17 2026, dan Piala Dunia Wanita 2027, dengan periode pemanfaatan hak siar sejak 180 hari sebelum dan 180 hari setelah event berakhir."
Cakupan Hak Siar dan Batas Kewenangan TVRI
TVRI menyatakan seluruh proses perolehan dan pengelolaan hak siar FIFA dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku serta mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Hak yang diperoleh TVRI merupakan hak media atau hak penyiaran yang mencakup penayangan dan distribusi siaran sesuai ketentuan kontrak.
TVRI menegaskan tidak memperoleh hak untuk mengelola, menyelenggarakan, atau mengoperasikan kompetisi FIFA.
Dalam pelaksanaannya, TVRI memperoleh akses terhadap feed resmi pertandingan melalui mekanisme pengiriman siaran yang telah ditetapkan FIFA.
Paket hak siar tersebut juga mencakup ruang distribusi melalui kanal resmi yang telah ditentukan.
Distribusi siaran hanya dilakukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai ketentuan hak siar yang ditetapkan FIFA.
Distribusi Siaran Melalui TVRI, OTT, dan Satelit
Saat ini distribusi siaran kompetisi FIFA dilakukan melalui tiga medium resmi.
Medium pertama adalah siaran free-to-air terestrial TVRI.
Medium kedua adalah layanan Over-The-Top (OTT) resmi melalui Folaplay dan MAXStream.
Medium ketiga adalah layanan Direct-To-Home (DTH) melalui Transvision, K-Vision, dan Indovision.
TVRI juga memiliki kewajiban memastikan keamanan teknis dalam distribusi siaran melalui enkripsi, pembatasan akses berdasarkan wilayah, serta pengaturan transmisi sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi hak siar FIFA sekaligus memenuhi ketentuan yang ditetapkan federasi sepak bola dunia tersebut.
Fiki menyampaikan, "TVRI membuka akses publik melalui siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport secara gratis. Di sisi lain, mitra resmi OTT dan DTH menghadirkan opsi tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas akses melalui perangkat digital maupun layanan satelit."
Melalui skema tersebut, masyarakat dapat menikmati siaran kompetisi FIFA secara gratis melalui saluran TVRI serta memiliki pilihan tambahan untuk mengakses siaran melalui platform digital dan layanan satelit resmi yang bekerja sama dengan TVRI.
- Penulis :
- Leon Weldrick





