HOME  ⁄  Nasional

Lima Isu Penting Jakarta Sepekan, dari Peringkat Kota Terbaik Dunia hingga Antisipasi Penurunan DBH

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Lima Isu Penting Jakarta Sepekan, dari Peringkat Kota Terbaik Dunia hingga Antisipasi Penurunan DBH
Foto: (Sumber : Sejumlah kendaraan bermotor melintasi Jalan Jenderal Sudirman saat hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Jakarta, Selasa (16/6/2026). Sejumlah jalan protokol di Jakarta seperti Jalan Jendral Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Rasuna Said, dan kawasan Monas lengang bertepatan dengan hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang jatuh pada 16 Juni 2026)

Pantau - Lima berita penting di DKI Jakarta selama sepekan yang menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan pembangunan kota global, industri kreatif, kerja sama internasional, program ketenagakerjaan, dan kondisi fiskal daerah.

Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan Jakarta menempati peringkat ke-53 Kota Terbaik Dunia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menilai hasil itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kota.

Rano mengatakan, "Saya bersyukur sekali, saya dapat berita dari Pak Gubernur. Jakarta masuk sebagai kota terbaik nomor 53. Bahkan yang namanya Washington DC, kalah katanya. Ini menjadi pecutan dan semangat bagi kita."

Perizinan Film Dipermudah dan Kerja Sama dengan Singapura Diperkuat

Berita penting berikutnya adalah komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyederhanakan proses perizinan produksi film dan konten.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan jumlah produksi film di Jakarta sekaligus mendorong promosi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi kreatif.

Pemprov DKI mengandalkan Jakarta Film Commission yang berada di bawah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Dukungan juga diberikan melalui BUMD PT Jakarta Tourisindo atau Jakarta Experience Board melalui Strategic Business Unit Perfilman.

Program layanan Filming in Jakarta diharapkan menjadi solusi untuk mempermudah produksi film nasional maupun internasional.

Sorotan lainnya datang dari kunjungan kerja Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo ke Singapura pada 14–15 Juni 2026.

Dalam rangkaian Rising Fellowship, Pramono bertemu Menteri Pembangunan Nasional Singapura Chee Hong Tat dan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan Jakarta dan Singapura di bidang investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik, peningkatan kapasitas aparatur, serta kerja sama strategis lainnya.

Padat Karya Diverifikasi dan DPRD Ingatkan Potensi Penurunan DBH

Pemprov DKI Jakarta juga menjadi perhatian melalui upaya memastikan Program Padat Karya berjalan optimal dan tepat sasaran.

Pemerintah daerah saat ini melakukan proses verifikasi terhadap calon peserta program.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim menjelaskan proses verifikasi dilakukan oleh sejumlah dinas terkait.

Dinas yang terlibat meliputi Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta Dinas Sumber Daya Air.

Hasil seleksi nantinya akan diumumkan melalui platform resmi Program Padat Karya.

Berita terakhir berkaitan dengan peringatan DPRD DKI Jakarta mengenai kemungkinan penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco meminta Pemprov DKI menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi tersebut.

Basri mengatakan, "Bisa jadi DBH kita turun lagi. Pemerintah pusat lagi gemar-gemarnya urusan sosial yang menyenangkan masyarakat dan perlu dana besar."

Kelima isu tersebut menjadi perhatian utama di Jakarta selama sepekan karena dinilai memiliki dampak terhadap pembangunan daerah, pelayanan publik, dan arah kebijakan pemerintah provinsi ke depan.

Penulis :
Gerry Eka