HOME  ⁄  Nasional

Wapres Gibran Siapkan Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Asmat Bersama Gereja dan Sekolah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wapres Gibran Siapkan Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Asmat Bersama Gereja dan Sekolah
Foto: (Sumber :Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berfoto dengan warga suku Asmat saat meninjau Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6/2026). Dalam kunjungan kerja ke Asmat tersebut Wapres meninjau Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat dan memantau progres pembangunan Gereja Katedral Salin Suci Baru serta peninjauan Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats dan RSUD Perpetua J. Safanpo. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr.)

Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah akan terus memperjuangkan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk Kabupaten Asmat, Papua Selatan, dengan melibatkan gereja-gereja setempat dan kantin sekolah.

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran usai meninjau Sekolah Lapang Sagu di Kabupaten Asmat, Minggu, sebagai bagian dari kunjungan kerja untuk memantau pelaksanaan program prioritas pemerintah di wilayah 3T.

"Perlu kita highlight di sini bahwa kami memperjuangkan program-program prioritas dari Bapak Presiden di area-area 3T. MBG, misalnya harus kita perjuangkan di sini, di Asmat," ungkap Gibran.

Menurut Wapres, kerja sama dengan gereja dan sekolah berpotensi memperluas jangkauan pelaksanaan MBG sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Fokus Program Prioritas di Wilayah 3T

Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga mengajak lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta untuk melihat langsung kondisi masyarakat di wilayah 3T.

Ia menegaskan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan terus diperkuat agar menjangkau daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan dasar.

"Jadi, program-program Bapak Presiden akan kita perjuangkan di area 3T dan nanti sepulang dari Asmat akan kita follow up lagi," ujarnya.

Pelaksanaan MBG di wilayah terpencil dinilai memerlukan pendekatan khusus melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang telah dekat dengan masyarakat setempat.

MBG Dinilai Tingkatkan Kehadiran Siswa dan Cegah Stunting

Bupati Asmat Thomas E. Safanpo menyambut baik rencana perluasan MBG karena program tersebut dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui.

"Saya bupati di daerah 3T, tertinggal, terluar dan terdepan, kami merasakan bahwa MBG ini memang besar manfaatnya untuk masyarakat kami di sini, terutama untuk anak-anak sekolah, ibu hamil dan menyusui," katanya.

Thomas menjelaskan tingkat ketidakhadiran siswa di sekolah sebelumnya cukup tinggi sebelum program MBG dijalankan.

Setelah program tersebut mulai diterapkan, tingkat kehadiran siswa meningkat karena mereka mendapatkan makan siang di sekolah.

Selain itu, pemberian MBG kepada ibu hamil dan menyusui diharapkan dapat membantu menekan angka stunting di Kabupaten Asmat.

Penulis :
Ahmad Yusuf