HOME  ⁄  Nasional

Revitalisasi Sekolah di Nias Bikin Murid Lebih Nyaman Belajar, Kelas Tak Lagi Bocor Saat Hujan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Revitalisasi Sekolah di Nias Bikin Murid Lebih Nyaman Belajar, Kelas Tak Lagi Bocor Saat Hujan
Foto: (Sumber :Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi 18 satuan pendidikan untuk wilayah Kota Gunungsitoli di SMP Negeri 2 Dharma Caraka, Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (20/6/2026). ANTARA/HO-Humas Kemendikdas.)

Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan program revitalisasi sekolah di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, membuat proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman melalui perbaikan ruang kelas, fasilitas sanitasi, dan lingkungan sekolah yang lebih layak.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan sebanyak 18 satuan pendidikan menerima bantuan revitalisasi Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran Rp14,23 miliar.

Bantuan tersebut mencakup 1 satuan PAUD, 7 SD, 4 SMP, 4 SMA, 1 SMK, serta 1 Sanggar Kegiatan Belajar/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (SKB/PKBM).

Program revitalisasi itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus mendukung tumbuh kembang murid di wilayah Kepulauan Nias.

Kepala SD Negeri 076698 Hilizarito, Ogamuli Geyam, mengungkapkan sekolahnya mengalami perubahan signifikan setelah mendapatkan bantuan revitalisasi.

"Keadaan sekolah kami sebelumnya tidak memiliki UKS. Sekarang kami sudah memilikinya lengkap dengan mebelairnya. Toilet yang sebelumnya hanya dua bilik kini menjadi enam bilik," ungkap Ogamuli.

Ia menilai fasilitas yang lebih baik membuat lingkungan sekolah menjadi lebih sehat dan mendukung kegiatan belajar mengajar.

Perbaikan yang dilakukan mencakup penyediaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) serta peningkatan fasilitas sanitasi bagi guru dan murid.

Perubahan serupa juga dirasakan di SMA Swasta Pembda 1 Gunungsitoli setelah revitalisasi sekolah selesai dilakukan.

Guru SMA Swasta Pembda 1 Gunungsitoli, Ester Zunia, mengatakan kondisi belajar murid kini jauh lebih nyaman dibandingkan sebelumnya.

"Setelah revitalisasi kondisi belajar anak-anak semakin semangat. Dulu anak-anak kepanasan dan saat hujan air masuk ke kelas. Dengan revitalisasi ini anak-anak bisa lebih tenang meskipun hujan deras," ujarnya.

Menurut Ester, ruang belajar yang lebih layak berdampak langsung pada semangat dan kenyamanan murid selama mengikuti pelajaran.

Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli turut mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah tersebut.

“Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen penuh untuk tegak lurus mengawal dan menyukseskan program-program strategis pemerintah pusat di bidang kependidikan,” katanya.

Kemendikdasmen menilai revitalisasi sekolah menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat akses layanan pendidikan yang layak di daerah.

Penulis :
Aditya Yohan