HOME  ⁄  Nasional

Hoaks Foto Pasien Hantavirus di Jakarta, Ternyata Cuplikan Produksi Program Televisi Filipina

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Hoaks Foto Pasien Hantavirus di Jakarta, Ternyata Cuplikan Produksi Program Televisi Filipina
Foto: Hoaks Foto Pasien Hantavirus di Jakarta, Ternyata Cuplikan Produksi Program Televisi Filipina

Pantau - Klaim yang beredar di media sosial Facebook mengenai foto seorang perempuan dengan tangan dan kaki terikat serta mulut berbusa sebagai pasien hantavirus di Jakarta dipastikan tidak benar atau hoaks.

Foto Viral Diklaim Pasien Hantavirus

Unggahan tersebut menampilkan gambar seorang perempuan dengan narasi bertuliskan "Breaking News" dan informasi bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta menemukan empat kasus hantavirus di Jakarta.

Narasi itu memberikan kesan bahwa perempuan dalam foto merupakan pasien yang terinfeksi hantavirus sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Hasil Penelusuran Ungkap Asal Foto Sebenarnya

Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Reverse Image, foto tersebut identik dengan unggahan akun Facebook Wish Ko Lang yang disertai keterangan "Baka best actress yarn! #BehindTheScenes".

Foto tersebut merupakan dokumentasi behind the scenes program layanan publik Wish Ko Lang yang diproduksi oleh GMA Public Affairs di Filipina.

Dalam konteks aslinya, gambar tersebut tidak memiliki hubungan dengan hantavirus maupun kasus kesehatan di Jakarta.

Perempuan dalam foto diketahui merupakan aktris Filipina Irma Adlawan yang sedang terlibat dalam proses produksi program televisi.

Empat ABK Suspek Hantavirus Dinyatakan Negatif

Terkait narasi empat kasus hantavirus di Jakarta, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat memang pernah menerima laporan dugaan kasus suspek hantavirus pada empat anak buah kapal yang berlayar ke Somalia.

Kepala Sudinkes Jakarta Barat Sahruna mengungkapkan RSUD Cengkareng melaporkan dugaan kasus tersebut pada 13 Mei 2026.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap hantavirus, malaria, dan yellow fever, seluruh anak buah kapal tersebut dinyatakan negatif.

Mereka kemudian diperbolehkan pulang karena sudah tidak menunjukkan gejala penyakit.

Meski demikian, Sudinkes Jakarta Barat tetap melakukan pengawasan dan langkah antisipasi sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus Hanta Kementerian Kesehatan Tahun 2023.

Dengan demikian, foto yang beredar di media sosial bukan foto pasien hantavirus di Jakarta dan informasi yang menyertainya dinyatakan sebagai hoaks.

Penulis :
Aditya Yohan